MENU
Dua Pekerja Tertimbun Longsor di Area PT Gahapi, Satu Korban Ditemukan...
WA FB
Regional

Dua Pekerja Tertimbun Longsor di Area PT Gahapi, Satu Korban Ditemukan Meninggal

T Editor : Tigor Munthe | 12 May 2026 | 14:42 WIB
Dua Pekerja Tertimbun Longsor di Area PT Gahapi, Satu Korban Ditemukan Meninggal
Proses pencarian korban tertimbun longsoran. (Foto: Basarnas)

MEDAN, Sinata.id – Dua pekerja tertimbun longsoran material batu dan tanah di area PT Gunung Gahapi Sakti, KM 9,2 Lingkungan II, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (12/5/2026).

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan menerima laporan kejadian tersebut dari keluarga korban atas nama Anwar Siregar.

Menindaklanjuti informasi itu, Tim Rescue SAR Medan langsung diberangkatkan ke lokasi pada pukul 09.20 WIB menggunakan kendaraan rescue double cabin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi pada Senin malam (11/5/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, dua korban diketahui sedang melakukan aktivitas pengambilan timah bekas di area PT Gahapi.

Namun, diduga terjadi longsoran tanah dan material batu yang kemudian menimbun keduanya.

Adapun identitas korban yakni Rinaldi (38) dan Roni Fauzi (38).

Kondisi lokasi pencarian cukup berisiko karena terdapat genangan air yang berasal dari aliran Sungai Deli di sekitar area longsoran. Hal tersebut membuat proses pencarian dan evakuasi menjadi lebih sulit.

Setibanya di lokasi, Tim SAR gabungan langsung melakukan assessment dan koordinasi dengan unsur terkait sebelum memulai operasi pencarian.

Pencarian dilakukan menggunakan dua unit excavator yang dikombinasikan dengan metode manual di area longsoran seluas sekitar 0,5 kilometer persegi.

“Hingga pukul 13.46 WIB, korban atas nama Roni Fauzi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RS Mitra Medika Yos Sudarso Medan,” demikian keterangan tim SAR.

Sementara itu, pencarian terhadap satu korban lainnya masih terus dilakukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika mengatakan seluruh unsur SAR gabungan masih berupaya maksimal mencari korban yang belum ditemukan.

“Proses pencarian dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel mengingat kondisi lokasi cukup berisiko dan terdapat genangan air di sekitar area longsoran. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” ujar Hery.

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Medan, Polsek Medan Labuhan, BPBD Kota Medan, Damkar Kota Medan, masyarakat, serta keluarga korban.

Hingga saat ini operasi pencarian masih berlangsung dengan kondisi cuaca berawan. (A08)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.