MENU
Dubes Iran: Partisipasi RI di Board of Peace Tak Pengaruhi Hubungan Bi...
WA FB
Nasional

Dubes Iran: Partisipasi RI di Board of Peace Tak Pengaruhi Hubungan Bilateral

T Editor : Tumpal Pandapotan | 24 Jan 2026 | 19:01 WIB
Dubes Iran: Partisipasi RI di Board of Peace Tak Pengaruhi Hubungan Bilateral
RI gabung dewan perdamaian yang dibentuk Trump

Jakarta, Sinata.id - Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menegaskan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak akan memengaruhi hubungan bilateral antara Teheran dan Jakarta.

Iran menyatakan menghormati keputusan tersebut karena dinilai sejalan dengan kepentingan nasional Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Boroujerdi dalam konferensi pers di kediamannya, Kamis (22/1), menanggapi langkah pemerintah Indonesia yang resmi bergabung dengan dewan internasional tersebut.

Menurutnya, setiap negara memiliki hak untuk menentukan kebijakan luar negeri berdasarkan kepentingan nasional masing-masing.

"Setiap negara mengambil kebijakan dan keputusan berdasarkan kepentingan nasionalnya. Kami menghormati berbagai keputusan yang diambil oleh pemerintah Indonesia berkaitan dengan kepentingan nasionalnya dan berkaitan dengan jalan yang dipilih oleh negara Indonesia," kata Boroujerdi.

Ia menambahkan, keputusan Indonesia yang melibatkan pihak ketiga tidak akan berdampak pada hubungan kedua negara.

"Tentu saja kebijakan Indonesia berkaitan dengan pihak ketiga tidak akan memengaruhi hubungan Indonesia dengan kami. Apa pun keputusan Indonesia, kami hormati," lanjutnya.

Indonesia bergabung dengan Board of Peace setelah Presiden Prabowo Subianto menandatangani komitmen keikutsertaan dalam pertemuan di Davos, Swiss, Kamis (22/1).

Prabowo hadir dalam pembentukan dewan tersebut bersama sejumlah pemimpin dunia, termasuk Donald Trump.

Usai penandatanganan, Prabowo menyatakan bahwa partisipasi Indonesia bertujuan mendorong terciptanya perdamaian di Jalur Gaza.

"Ini kesempatan bersejarah. In benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza. Yang jelas penderitaan rakyat di Gaza sudah berkurang, sangat berkurang. Bantuan kemanusiaan begitu deras, begitu besar masuk. Saya sangat berharap Indonesia siap ikut serta," kata Prabowo, seperti dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menjelaskan keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian merupakan langkah strategis, konstruktif, dan konkret untuk mendukung kemerdekaan Palestina.

Trump sebelumnya mengundang lebih dari 60 negara untuk berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian, yang akan berperan dalam mendukung administrasi, rekonstruksi, serta pemulihan ekonomi Gaza berdasarkan 20 poin rencana perdamaian yang diusulkan pemerintah AS.

Sejumlah negara menyatakan bergabung, antara lain Uni Emirat Arab, Bahrain, Mesir, Yordania, Arab Saudi, Turki, dan Israel, sementara Prancis, Norwegia, dan Swedia memilih tidak berpartisipasi.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.