Menurutnya, selama ini tidak ada laporan resmi yang masuk ke pihak yayasan, baik dari korban maupun orang tua santri. Hal tersebut, kata dia, kemungkinan karena pengelolaan pondok dan yayasan berjalan secara terpisah.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. (A08)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.