MENU
Dukung Program One Day No Car, Penumpang KA Siantar Ekspres Tumbuh 17...
WA FB
Regional

Dukung Program One Day No Car, Penumpang KA Siantar Ekspres Tumbuh 17 Persen

B Editor : Brian Nicholson | 11 Apr 2026 | 11:30 WIB
Dukung Program One Day No Car, Penumpang KA Siantar Ekspres Tumbuh 17 Persen
Tampak depan Stasiun Siantar, Kota Pematangsiantar. Stasiun ini menjadi salah satu titik utama layanan KA Siantar Ekspres yang mencatat peningkatan jumlah penumpang sebesar 17 persen pada triwulan I 2026.

Pematangsiantar, Sinata.id – Layanan Kereta Api (KA) Siantar Ekspres terus memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumatera Utara (Sumut). PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) I Sumut mencatat sebanyak 135.687 pelanggan menggunakan layanan rute Medan–Pematangsiantar sepanjang triwulan I (Januari–Maret) 2026.

Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 17 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, yang tercatat melayani 116.355 pelanggan. Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan dan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan transportasi umum sebagai penunjang mobilitas utama.

Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan tingginya minat masyarakat tidak lepas dari dukungan skema Public Service Obligation (PSO).

"Hadirnya pemerintah melalui subsidi tiket KA Siantar Ekspres membuat tarif menjadi lebih ekonomis dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal ini memastikan layanan transportasi berkualitas tetap dapat dinikmati dengan harga yang efisien," ujar Anwar, Sabtu (11/4/2026).

Selama tiga bulan pertama tahun 2026, KA Siantar Ekspres rata-rata melayani 1.508 pelanggan per hari. Angka ini mencapai 119 persen dari total kapasitas harian yang tersedia sebanyak 1.272 tempat duduk. Data tersebut menegaskan bahwa KA Siantar Ekspres bukan lagi sekadar transportasi musiman, melainkan telah menjadi andalan harian masyarakat.

Sebagai kereta lokal antarkota, KA Siantar Ekspres menjadi jawaban konkret atas program One Day No Car yang digalakkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Jalur ini mengintegrasikan enam wilayah strategis, yakni Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Simalungun, dan Kota Pematangsiantar.

"Dengan empat jadwal keberangkatan setiap hari dan harga tiket hanya Rp22.000, masyarakat dapat bepergian antarwilayah dengan jauh lebih efisien dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi. Langkah ini juga selaras dengan program pemerintah dalam penghematan energi dan pengurangan kepadatan lalu lintas jalan raya," tuturnya.

KA Siantar Ekspres juga menjadi pilihan bagi wisatawan dari Medan yang ingin menuju kawasan Danau Toba. Setibanya di Stasiun Siantar, tersedia berbagai moda angkutan lanjutan menuju Parapat yang merupakan gerbang utama menuju kawasan Danau Toba, hingga penyeberangan ke Pulau Samosir melalui Pelabuhan Ajibata atau Tigaras.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.