Saat ini Indonesia masih mengandalkan impor minyak dari berbagai negara, termasuk Nigeria, Angola, Arab Saudi, Brasil, hingga Australia. Diversifikasi sumber impor memang membantu menjaga pasokan, tetapi tetap tidak sepenuhnya menghilangkan risiko krisis energi jika terjadi gangguan global.
Situasi pasar minyak global saat ini menjadi alarm keras bagi banyak negara, termasuk Indonesia. Konflik geopolitik, gangguan jalur distribusi, hingga spekulasi pasar bisa dengan cepat mendorong harga minyak melonjak.
Jika tidak segera memperkuat cadangan energi strategis, Indonesia berpotensi menghadapi tekanan besar ketika krisis energi global benar-benar terjadi. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.