MENU
ESDM Instruksikan PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout Sumatra
WA FB
Nasional

ESDM Instruksikan PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout Sumatra

T Editor : Tigor Munthe | 24 May 2026 | 17:30 WIB
ESDM Instruksikan PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout Sumatra
Petugas PLN. (Foto: Ist)

Jakarta, Sinata.id — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menginstruksikan PT PLN (Persero) untuk mempercepat proses pemulihan pasokan listrik di wilayah Sumatra setelah terjadinya padam total (blackout) pada Jumat (22/5/2026).

Langkah cepat tersebut dilakukan agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di daerah terdampak dapat segera kembali normal.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung menegaskan pemerintah memberikan perhatian serius terhadap gangguan sistem kelistrikan yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra.

Selain fokus pada pemulihan arus listrik, Kementerian ESDM juga melakukan investigasi teknis menyeluruh guna mengidentifikasi penyebab utama gangguan tersebut.

“Kementerian ESDM sebagai regulator dan pengawas subsektor ketenagalistrikan memberikan perhatian serius terhadap kejadian ini. Kami memahami gangguan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat serta berdampak pada aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah terdampak,” ujar Yuliot dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno mengatakan pemerintah telah menerjunkan tim inspektur ketenagalistrikan ke lapangan untuk melakukan pengawasan dan investigasi intensif.

Ia juga menyebut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah memberikan arahan jangka panjang guna memperkuat keandalan backbone sistem kelistrikan Sumatra melalui pembangunan pembangkit baru serta jaringan transmisi 500 kV dan 275 kV.

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi.

Menurut Darmawan, indikasi awal gangguan berasal dari sistem transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai yang diduga dipengaruhi faktor cuaca hingga memicu efek domino pada sistem kelistrikan Sumatra.

Hingga Sabtu (23/5/2026) pukul 19.00 WIB, proses pemulihan dilaporkan menunjukkan perkembangan signifikan.

Dari total 13,1 juta pelanggan terdampak, sebanyak 8,5 juta pelanggan telah kembali mendapatkan pasokan listrik.

Selain itu, seluruh gardu induk terdampak yang berjumlah 176 unit juga telah berhasil dioperasikan kembali secara penuh.

Sebelumnya, pemadaman listrik massal terjadi di sejumlah provinsi di Sumatra, mulai dari Riau hingga Aceh sejak Jumat malam hingga Sabtu. (A08)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.