MENU
Film Dokumenter ‘Pesta Babi’ Picu Polemik, Sutradara Sebut Papua Masih...
WA FB
Trending

Film Dokumenter ‘Pesta Babi’ Picu Polemik, Sutradara Sebut Papua Masih Mengalami Kolonialisme

J Editor : Jansen Siahaan | 15 May 2026 | 22:29 WIB
Film Dokumenter ‘Pesta Babi’ Picu Polemik, Sutradara Sebut Papua Masih Mengalami Kolonialisme
Salah satu adegan dalam film dokumenter Pesta Babi. (fajar)

Nobar Film ‘Pesta Babi’ Dibuka Gratis

Di tengah tingginya perhatian publik, penyelenggara kini membuka akses nonton bareng (nobar) film Pesta Babi secara gratis bagi masyarakat.

Film dokumenter garapan Watchdoc Documentary itu diketahui telah diputar di berbagai daerah sejak 27 April 2026. Beberapa pemutaran berjalan lancar, namun ada pula yang dibubarkan oleh aparat maupun organisasi masyarakat setempat.

Pihak Watchdoc menyebut nobar dapat digelar secara gratis dengan syarat minimal diikuti 10 peserta.

Berikut ketentuan nobar film Pesta Babi:

Dilarang menyebarkan film dalam bentuk apa pun. Wajib mengirim dokumentasi kegiatan nobar. Penyelenggara harus mengunggah poster nobar di media sosial dan menandai akun yang telah ditentukan dengan tagar #Papuabukantanahkosong.

Hingga kini, film tersebut belum tersedia secara resmi di platform seperti YouTube maupun layanan streaming lainnya.

Meski menuai pro dan kontra, Watchdoc menyebut antusiasme masyarakat terhadap film dokumenter tersebut terus meningkat. Dalam satu hari, tercatat lebih dari 130 titik nobar digelar di berbagai daerah di Indonesia. (A02)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.