Ia menilai, hilirisasi pertambangan tidak hanya memperkuat basis industri nasional, tetapi juga membuka ruang luas bagi penciptaan lapangan kerja serta alih teknologi.
Dengan demikian, manfaat sumber daya alam dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, tidak sekadar berhenti pada kegiatan ekspor.
“Hilirisasi harus memberikan dampak nyata bagi penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Jika dikelola dengan baik, daerah penghasil sumber daya alam tidak lagi tertinggal, tetapi justru berkembang menjadi pusat-pusat ekonomi baru,” ujarnya.
Lebih lanjut, Firman menekankan bahwa keberhasilan program hilirisasi membutuhkan dukungan kebijakan yang terintegrasi lintas sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi yang mendukung industri nasional, hingga penguatan kualitas sumber daya manusia.
Ia berharap pemerintah tetap konsisten dalam menjalankan kebijakan hilirisasi agar mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. (*)
Sumber: Parlementaria
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.