Kawasan Kampung Lalang, Medan Sunggal, kembali jadi sorotan usai polisi menemukan barak narkoba yang dipagari kawat duri berlistrik dan dijaga ketat layaknya benteng militer. (Dok. Polrestabes Medan)[/caption]
Tiga Barak, Tiga Jalur Transaksi
Dari hasil penggerebekan, tim menemukan tiga barak berbeda yang berfungsi sebagai tempat transaksi sabu dan ekstasi.
Aparat mendapati warga datang silih berganti, antre dengan tertib, menyerahkan uang tunai, lalu keluar membawa paket sabu kecil.
[caption id="attachment_17511" align="alignnone" width="1600"]
Dalam penggerebekan sarang narkoba di Kampung Lalang, Medan Sunggal, polisi menemukan pagar kawat duri yang dialiri listrik mengelilingi barak, menandakan peredaran sabu di kawasan itu dijalankan secara profesional dan terorganisir. (Dok. Polrestabes Medan)[/caption]
Bandar berinisial MF diketahui mengelola seluruh jaringan di kawasan itu. Ia mempekerjakan penjaga, pengintai, hingga pengantar barang.
Ketika polisi mendobrak masuk, sebagian pelaku sempat mencoba memutus aliran listrik agar petugas tersengat.
Namun siasat itu gagal setelah tim menonaktifkan sambungan utama di belakang rumah.
[caption id="attachment_17506" align="alignnone" width="2560"]
Razia narkoba serentak di Medan mengungkap metode perlindungan ekstrem para bandar. Salah satu barak sabu di Kampung Lalang dipagari kawat duri beraliran listrik dan dijaga dengan sistem komunikasi tertutup. (Dok. Polrestabes Medan)[/caption]
Operasi Gabungan Bongkar 35 Kilogram Sabu
Razia ini bukan operasi kecil. Sejak 3 hingga 7 November 2025, tim gabungan menyisir sejumlah titik rawan di Medan dan Asahan.
Hasilnya, 35 kilogram sabu, 985 butir ekstasi, dan 178 catridge vape berisi MDMA dan kokain berhasil disita.
Sebanyak 59 tersangka diamankan, termasuk kurir dan penjaga barak.
Selain di Kampung Lalang, tim juga menemukan 25 kilogram sabu di perairan Asahan dan 10 kilogram sabu lainnya dari dua warga Tanjungbalai di Tol Kisaran.
[caption id="attachment_17507" align="alignnone" width="2560"]
Dalam operasi gabungan BNN, Polrestabes Medan, dan TNI, aparat menemukan barak narkoba di Medan Sunggal yang dilengkapi pagar kawat berlistrik dan pengawasan lewat handy talkie untuk memantau pergerakan petugas. (Dok. Polrestabes Medan)[/caption]
Dari Barak ke Taman: Rencana Rehabilitasi Kampung Lalang
Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Toga H. Panjaitan mengatakan, penemuan kawat duri berlistrik ini menjadi simbol betapa kuatnya jaringan narkoba di Medan.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.