“Kalau mereka sudah pasang listrik di kawat duri, artinya mereka siap perang dengan hukum. Tapi negara tidak akan kalah,” tegasnya.
Ia berharap kawasan ini nantinya diubah menjadi ruang publik atau taman kota agar masyarakat bisa mengambil kembali lingkungannya dari genggaman bandar.
“Medan harus bersih. Tidak boleh lagi ada kawat berduri yang melindungi kejahatan,” katanya.
[caption id="attachment_17508" align="alignnone" width="1600"]
Aparat gabungan BNN dan Polrestabes Medan dibuat terkejut saat mendapati pagar kawat beraliran listrik melingkari barak narkoba di Jalan Balai Desa, Kampung Lalang, yang dijadikan lokasi transaksi sabu. (Dok. Polrestabes Medan)[/caption]
Wali Kota Medan: “Kita Cabut Akar Kejahatan Ini”
Wali Kota Medan Rico Waas yang hadir di lokasi menyebut pemandangan kawat berduri berlistrik di tengah pemukiman sebagai tamparan keras bagi pemerintah dan warga.
“Bayangkan, di jantung kota, ada barak narkoba dengan sistem keamanan seperti markas militer. Ini tidak bisa dibiarkan. Kita akan cabut akarnya,” ujar Rico.
Ia memastikan, Pemko Medan bersama Forkopimda akan menutup total jalur distribusi narkoba dan menghidupkan kembali wilayah itu sebagai zona hijau bebas narkoba.
“Tidak boleh ada lagi listrik yang menyengat petugas di tanah kita sendiri,” tegasnya.
[caption id="attachment_17509" align="alignnone" width="1600"]
Barak narkoba di Kampung Lalang, Medan Sunggal, diketahui memiliki sistem pertahanan unik berupa pagar kawat berduri berlistrik, kamera pengintai, dan jaringan komunikasi HT antarpenjaga. (Dok. Polrestabes Medan)[/caption]
Pesan Tegas Kapolrestabes Medan
Usai operasi, Kapolrestabes Medan menegaskan bahwa perang melawan narkoba belum selesai.
Barak-barak itu memang sudah dibongkar. Kawatnya sudah putus, listriknya sudah padam. Tapi jika mereka akan mencoba bangkit lagi, tim gabungan akan datang lagi. "Lebih cepat, lebih kuat,” kata Kombes Calvijn.
[caption id="attachment_17510" align="alignnone" width="2560"]
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengungkap fakta baru dalam razia narkoba di Kampung Lalang, Medan. Barak yang digerebek ternyata dipagari kawat duri yang dialiri listrik dan dijaga secara bergiliran. (Dok. Polrestabes Medan)[/caption]
Akhir dari “Benteng Listrik” Medan
Kini, barak-barak itu telah diratakan dengan tanah.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.