Karena itu MUI merekomendasikan agar masyarakat menghindari nikah siri dan memilih jalur pernikahan yang tercatat resmi.
Imbauan keras juga disampaikan pada para orang tua agar tidak menerima pinangan sembunyi-sembunyi yang berujung pada nikah di bawah tangan.
Inara Mengaku Tertipu Status dan Mundur Setelah Tahu Masih Ada Istri Sah
Di sisi lain, kubu Inara tak tinggal diam. Didampingi kuasa hukum Andi Taslim dan Putra Kurniadi, Inara menegaskan bahwa dirinya masuk ke pernikahan siri itu karena percaya Insan sudah cerai dan bahkan mengaku telah menjatuhkan talak tiga kepada Mawa.
Putra menjelaskan, Inara dan Insan berkenalan pada Juli 2025. Sejak awal, Insan memperkenalkan diri sebagai pria lajang.
Kecurigaan Inara sempat muncul, namun ia disebut tidak menemukan foto sang istri di media sosial Insan.
Ditambah pengakuan bahwa hubungan rumah tangga tidak pernah diekspos selama lima tahun, Inara akhirnya percaya.
Insan kemudian mengajak menikah resmi pada 2026, tapi mengklaim ingin menghindari dosa sehingga mengusulkan nikah siri lebih dulu pada 7 Agustus 2025.
Pernikahan itu, menurut pihak Inara, juga dihadiri keluarga kedua pihak.
Beberapa hari setelahnya, Inara menerima DM Instagram dari Wardatina Mawa yang mengaku masih istri sah Insan dan menuding Inara masuk sebagai istri kedua.
Saat itulah Inara disebut baru sadar bahwa status Insan masih terikat.
Menurut kuasa hukum, Inara kemudian memilih mundur dari pernikahan siri itu, merasa pernah disakiti sebagai istri yang dikhianati dan tidak ingin menyakiti perempuan lain.
Namun di saat yang sama, belum ada talak resmi dari Insan atas nikah siri tersebut, sehingga secara agama keduanya masih dianggap terikat.
Laporan Balasan: Ilegal Akses CCTV dan Dugaan Penipuan Status Pernikahan
Merespons penggunaan CCTV sebagai bukti sekaligus senjata opini publik, pihak Inara balik melaporkan dugaan ilegal akses terhadap rekaman yang diambil dari rumahnya itu.
Kuasa hukum menyebut ada pihak yang mengambil dan menyebarkan rekaman CCTV tanpa izin, namun belum mengungkap identitas yang dilaporkan.
Selain itu, Inara juga melaporkan Insanul Fahmi atas dugaan penipuan status pernikahan, merasa telah dijebak masuk ke hubungan yang menimbulkan badai hukum dan moral.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.