ACEH UTARA, Sinata.id — Warga Desa Blang Rubek, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara digegerkan dengan munculnya semburan gas disertai api setinggi sekitar 50 meter dari lokasi pengeboran sumur bor, Jumat (22/5/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kebakaran sempat meluas hingga membakar sekitar satu hektare kebun sawit warga dan merusak satu unit rumah.
Insiden bermula saat aktivitas pengeboran sumur berlangsung pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Warga menyebut, dari lubang bor awalnya keluar pasir dan kerikil sebelum akhirnya terjadi semburan besar sekitar pukul 04.00 WIB.
Semburan itu disertai api, lumpur, serta suara dentuman keras yang membuat warga sekitar panik.
Kepala Desa Blang Rubek, Zulkarnaini mengatakan lokasi semburan berada sekitar 200 meter dari permukiman warga sehingga puluhan keluarga memilih mengungsi demi keselamatan.
“Ada ledakan, terus langsung ada semburan api,” kata Zulkarnaini.
Sebanyak 28 kepala keluarga dilaporkan mengungsi ke meunasah desa setempat.
Zulkarnaini menegaskan, pengeboran tersebut merupakan sumur bor untuk kebutuhan air bersih dan pengairan sawah warga, bukan aktivitas pengeboran minyak seperti informasi yang beredar di media sosial.
Hingga Jumat siang, api masih terlihat menyala di lokasi kejadian.
Warga pun terus berdatangan untuk melihat fenomena tersebut, sementara area sekitar telah dipasangi garis polisi oleh aparat.
Pemerintah desa juga telah meminta bantuan pihak terkait, termasuk PT Pema Global Energi untuk melakukan pengecekan terhadap kemungkinan adanya kandungan gas berbahaya di lokasi semburan.
Selain membakar kebun sawit dan merusak rumah warga, material lumpur dari semburan juga dilaporkan menimbun area pemakaman umum di desa tersebut. (A08)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.