MENU
πŸ“Siantar πŸ“Simalungun πŸ“Medan πŸ“Singkil πŸ“Taput πŸ“Sibolga
Gerak Nusantara Dorong UMKM Jadi Fondasi Hilirisasi dan Kemandirian Ek...
WA FB
Berita

Gerak Nusantara Dorong UMKM Jadi Fondasi Hilirisasi dan Kemandirian Ekonomi Nasional

G Editor : Gunawan Purba | 01 Jun 2026 | 15:32 WIB
Gerak Nusantara Dorong UMKM Jadi Fondasi Hilirisasi dan Kemandirian Ekonomi Nasional
Torop Sihombing dan Ferry Simarmata

Pematangsiantar, Sinata.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerak Nusantara Sumatera Utara menegaskan bahwa penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) harus menjadi fondasi utama pembangunan ekonomi nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemandirian bangsa.

Organisasi masyarakat sipil tersebut menilai ketergantungan Indonesia terhadap dinamika ekonomi global masih cukup tinggi. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat pembangunan ekonomi nasional, terutama bagi masyarakat menengah ke bawah.

Di tengah tantangan tersebut, UMKM dinilai memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, sektor UMKM berkontribusi sebesar 61,1 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap sekitar 96,9 persen tenaga kerja.

Gerak Nusantara menilai UMKM telah terbukti menjadi sektor yang mampu bertahan saat krisis ekonomi, baik pada krisis moneter 1997–1998 maupun krisis global 2008. Ketika banyak perusahaan besar mengalami penurunan usaha dan melakukan pemutusan hubungan kerja, pelaku UMKM tetap mampu bertahan berkat fleksibilitas usaha dan minimnya ketergantungan terhadap modal eksternal.

Meski demikian, Gerak Nusantara mengidentifikasi sejumlah persoalan yang masih menjadi hambatan bagi pengembangan UMKM. Salah satunya adalah akses permodalan. Menurut organisasi tersebut, masih banyak pelaku UMKM yang kesulitan memperoleh pembiayaan dari lembaga keuangan formal sehingga terpaksa mengandalkan pinjaman dari rentenir dengan bunga tinggi.

Karena itu, Gerak Nusantara mendorong perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) agar memperluas akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau bagi pelaku UMKM.

Selain permodalan, organisasi itu juga menyoroti pentingnya membangun sinergi antara UMKM dan sektor pertanian. Hubungan langsung antara pelaku UMKM dan petani dinilai dapat memotong rantai distribusi yang selama ini dikuasai perantara atau tengkulak, sekaligus meningkatkan kesejahteraan kedua belah pihak.

Gerak Nusantara juga menyatakan dukungannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Kedua program tersebut dinilai dapat membuka peluang pasar baru bagi UMKM dan memperkuat ekonomi kerakyatan.

Di sisi lain, legalitas usaha dan perlindungan hak kekayaan intelektual juga menjadi perhatian. Pelaku UMKM didorong untuk mendaftarkan merek dan produk mereka guna menghindari sengketa hak cipta maupun klaim kepemilikan yang merugikan usaha kecil.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.