MENU
Gugur di Misi Perdamaian, 3 Prajurit TNI Dimakamkan dengan Penghormata...
WA FB
Nasional

Gugur di Misi Perdamaian, 3 Prajurit TNI Dimakamkan dengan Penghormatan Militer

J Editor : Jansen Siahaan | 05 Apr 2026 | 14:55 WIB
Gugur di Misi Perdamaian, 3 Prajurit TNI Dimakamkan dengan Penghormatan Militer
Jenazah para prajurit TNI yang gugur di Lebanon tiba di kediaman masing-masing. (antara)

Jakarta, Sinata.id – Tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon dimakamkan pada Minggu (5/4/2026) di kampung halaman masing-masing.

Prosesi pemakaman dilaksanakan secara militer dan berlangsung serentak di Bandung, Kulonprogo, dan Magelang. Usai pemakaman, keluarga dan pejabat TNI melakukan tabur bunga di makam para prajurit.

Ketiga prajurit tersebut adalah Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Kepala (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, dan Kopral Dua (Anumerta) Farizal Rhomadhon.

Prabowo Kecam Serangan

Presiden Prabowo Subianto mengecam keras insiden yang menewaskan tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Interim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon (UNIFIL).

Melalui pernyataan resminya, Presiden menegaskan bahwa tindakan yang merenggut nyawa prajurit penjaga perdamaian tidak dapat dibenarkan.

“Kami, seluruh rakyat Indonesia, mengecam keras setiap tindakan yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya prajurit terbaik bangsa,” ujar Prabowo.

Ia juga menyampaikan duka mendalam atas wafatnya para prajurit yang tengah menjalankan tugas negara.

Penghormatan Terakhir dari Negara

Sebelum pernyataan resmi dirilis, Presiden Prabowo memimpin langsung upacara penghormatan militer di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Sabtu (4/4/2026) malam.

Pemerintah memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa kepada ketiga prajurit yang gugur sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka.

Peti jenazah diselimuti bendera Merah Putih, sementara foto para prajurit dengan latar lambang PBB diletakkan di depan masing-masing peti. Keluarga, khususnya para istri prajurit, turut hadir dalam prosesi tersebut.

Presiden menegaskan bahwa negara akan selalu menghormati jasa para prajurit serta menjaga kehormatan mereka.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan tidak terprovokasi oleh pihak yang ingin memecah belah bangsa.

SBY Minta PBB Bertindak Tegas

Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), turut menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI tersebut.

SBY mendesak PBB untuk segera mengambil langkah tegas, termasuk melakukan investigasi menyeluruh atas insiden tersebut. Ia juga menilai bahwa situasi di wilayah penugasan saat ini sangat berbahaya bagi pasukan penjaga perdamaian.

Menurut SBY, pasukan peacekeeper tidak dirancang untuk terlibat dalam pertempuran langsung, melainkan bertugas menjaga stabilitas di wilayah netral.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.