Pada akhirnya, kekuatan suatu nilai tidak terletak pada seberapa sering ia diucapkan, melainkan pada seberapa jauh ia dijalankan. “Habonaron do bona” akan tetap relevan sejauh ia tidak berhenti sebagai semboyan, tetapi menjadi dasar dalam setiap tindakan dan keputusan.
Dalam perspektif ini, kebenaran bukan hanya fondasi kehidupan yang bermartabat, tetapi juga prasyarat bagi terciptanya kepercayaan dan keadilan yang berkelanjutan dalam kehidupan bersama. Tulisan ini merupakan pandangan pribadi penulis. (A27)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.