MENU
Haji Kilat Terbongkar! 127 Kali Berangkatkan Jemaah Pakai Visa Kerja
WA FB
Nasional

Haji Kilat Terbongkar! 127 Kali Berangkatkan Jemaah Pakai Visa Kerja

T Editor : Tigor Munthe | 01 May 2026 | 13:55 WIB
Haji Kilat Terbongkar! 127 Kali Berangkatkan Jemaah Pakai Visa Kerja
Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Moh. Irhamni mengungkapkan, pihaknya tengah mendalami jaringan yang diduga telah berulang kali memberangkatkan jemaah secara ilegal. (Foto: Mabes Polri)\n

Jakarta, Sinata.id - Praktik haji kilat terbongkar. Satgas Penanganan Haji dan Umrah Ilegal mengungkap dugaan penyalahgunaan visa tenaga kerja untuk memberangkatkan jemaah secara instan tanpa antrean resmi.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Moh. Irhamni mengungkapkan, pihaknya tengah mendalami jaringan yang diduga telah berulang kali memberangkatkan jemaah secara ilegal.

“Dari hasil pemeriksaan bersama Imigrasi Soekarno-Hatta, terdapat delapan orang yang patut diduga melaksanakan kegiatan haji ilegal,” ujarnya dalam keterangan di Bareskrim Polri, Kamis (30/4/2026).

Yang mengejutkan, praktik ini diduga bukan sekali dua kali dilakukan.

Berdasarkan temuan awal, jaringan tersebut disebut telah melakukan pemberangkatan ilegal hingga 127 kali sejak 2024.

Modus yang digunakan terbilang licin.

Para pelaku merekrut calon jemaah dengan iming-iming berangkat cepat tanpa antrean panjang, lalu memanfaatkan visa tenaga kerja sebagai pintu masuk.

“Peserta dijanjikan bisa berangkat di tahun yang sama. Padahal secara normal, antrean haji bisa memakan waktu bertahun-tahun,” jelasnya dikutip Jumat (1/5/2026).

Namun secara administrasi, dokumen yang digunakan bukan visa haji, melainkan visa kerja. Dari sinilah penyimpangan terdeteksi.

Satgas kini tengah memburu pihak-pihak yang terlibat, termasuk perusahaan atau biro yang diduga menjadi fasilitator keberangkatan ilegal tersebut.

“Kami akan mengejar pihak penyedia visa dan yang memanipulasi administrasi keberangkatan,” tegasnya.

Delapan orang yang diamankan diketahui masih berada di Indonesia dan telah digagalkan keberangkatannya oleh pihak imigrasi. Sementara informasi terkait tiga orang lain di Arab Saudi masih dalam pendalaman.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran haji instan yang menjanjikan keberangkatan cepat.

“Jangan mudah percaya. Jika ada yang menawarkan berangkat tanpa antrean, patut dicurigai,” tegasnya. (A08)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.