Bupati Karo, Cory Sebayang, melalui pernyataan resminya menyebutkan, luas kebun jeruk aktif di wilayahnya kini hanya tersisa 4.841 hektare, jauh merosot dari 20.000 hektare beberapa tahun lalu.
“Data terbaru menunjukkan penurunan drastis. Karena itu, kami akan kembali melakukan pengkategorian kebun untuk menentukan area yang memenuhi syarat penerapan metode ini. Ada sejumlah indikator teknis yang harus dipenuhi agar penanganan hama lalat buah benar-benar efektif,” jelasnya. (SN7)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.