MENU
Hari Otonomi Daerah ke-30, Pemkab Simalungun Soroti Pentingnya Sinergi...
WA FB
Simalungun

Hari Otonomi Daerah ke-30, Pemkab Simalungun Soroti Pentingnya Sinergi Pusat dan Daerah

J Editor : Jansen Siahaan | 27 Apr 2026 | 14:27 WIB
Hari Otonomi Daerah ke-30, Pemkab Simalungun Soroti Pentingnya Sinergi Pusat dan Daerah
Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri. (diskominfosimalungun)

Simalungun, Sinata.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melaksanakan upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Sumatera Utara, Senin (27/4/2026).

Upacara berlangsung tertib dan lancar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus pengingat akan pentingnya otonomi daerah dalam mendorong kemajuan bangsa dan negara.

Bupati Anton Achmad Saragih, bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Akbar Putra Siregar, bertugas sebagai komandan upacara, dan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Albert R. Saragih, sebagai perwira upacara.

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita.”

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Simalungun Mixnon Andreas Simamora, staf ahli bupati, para asisten, pimpinan perangkat daerah, camat, serta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Simalungun.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anton membacakan sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Dalam sambutannya, Mendagri menyampaikan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh unsur pemerintahan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Otonomi daerah dinilai sebagai instrumen strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

“Tema yang diangkat tahun ini mencerminkan kemampuan daerah untuk mandiri sekaligus bertanggung jawab dalam mengelola potensi dan sumber daya yang dimiliki,” sebut Anton

Lanjutnya, melalui pengelolaan yang optimal, pemerintah daerah diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah pusat guna mewujudkan Asta Cita sebagai arah pembangunan nasional menuju masa depan yang lebih baik.

Mendagri juga mengajak seluruh kepala daerah untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan, baik nasional maupun global.

Tantangan tersebut meliputi ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, dampak perubahan iklim, hingga perkembangan teknologi yang berlangsung pesat.

“Berbagai tantangan dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan memang tidak mudah, namun dengan kerja sama yang solid antara pemerintah pusat dan daerah, saya yakin kita mampu mengatasinya dengan hasil yang optimal,” demikian kutipan sambutan Mendagri.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.