Bandar Lampung, Sinata.id - Sebuah pengkhianatan yang mengejutkan publik terbongkar di Bandar Lampung. Sepeda motor gede Harley Davidson Iron 883 bernilai ratusan juta rupiah raib dari parkiran, lalu digadaikan hanya dengan harga setara satu ponsel kelas menengah. Yang lebih mengejutkan, otak pencurian bukan orang asing—melainkan teman dekat korban sendiri.
Kasus ini menggemparkan media sosial setelah rekaman CCTV pencurian motor mewah itu beredar luas. Satreskrim Polresta Bandar Lampung bersama Tekab 308 dan Unit Ranmor akhirnya membongkar tabir kejahatan yang terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Gotong Royong, Tanjung Karang Pusat, Kamis siang (29/1/2026).
Dalam pengungkapan tersebut, polisi menetapkan AF (19), seorang mahasiswa, sebagai pelaku utama. Sementara Z (25) diamankan sebagai penadah motor hasil kejahatan.
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, mengungkapkan bahwa penyelidikan dilakukan melalui pemeriksaan saksi, penelusuran jejak digital, serta analisis CCTV di sekitar lokasi.
“Berdasarkan rangkaian penyelidikan, kami mengamankan AF sebagai pelaku utama dan satu orang berinisial Z yang berperan sebagai penadah,” ujar Gigih, Senin (2/2/2026).
Fakta di balik kasus ini justru lebih mengejutkan. Korban dan pelaku diketahui saling mengenal dan memiliki hubungan pertemanan. Bahkan, sebelum kejadian, AF pernah meminjam motor tersebut.
Namun, tekanan ekonomi membuat hubungan itu berubah menjadi niat jahat. AF secara diam-diam menggandakan kunci motor, lalu menunggu momen saat korban lengah.
“Mereka ini berteman. Pelaku pernah meminjam motor korban. Dari situ muncul niat, kemudian kunci diduplikasi, lalu motor dicuri,” jelas Gigih.
Motor mewah itu kemudian digadaikan hanya seharga Rp6 juta.
“Uang hasil gadai dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” tambahnya.
Modus Santai di Siang Hari
Aksi pencurian terekam jelas kamera pengawas. Dalam video yang viral, pelaku terlihat datang seorang diri ke area parkir, mendekati juru parkir, dan berpura-pura sebagai pemilik motor.
Ia bahkan menunjukkan kunci kontak untuk meyakinkan petugas sebelum membawa kabur motor tersebut tanpa hambatan.
Juru parkir toko, Asep, mengaku tak menaruh curiga karena pelaku terlihat sangat meyakinkan.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.