MENU
HPN 2026, Pemerintah Dorong Pers Profesional dan Tangguh
WA FB
Nasional

HPN 2026, Pemerintah Dorong Pers Profesional dan Tangguh

T Editor : Tumpal Pandapotan | 10 Feb 2026 | 14:59 WIB
HPN 2026, Pemerintah Dorong Pers Profesional dan Tangguh
Prasetyo Hadi

Jakarta, Sinata.id - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hudi, mewakili Presiden dan pemerintah, menyerukan peningkatan profesionalisme dan tanggung jawab insan pers dalam melawan hoaks dan disinformasi. Seruan itu disampaikan secara langsung di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (9/2/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80.

Dalam pernyataannya, Prasetyo Hadi menyampaikan ucapan selamat HPN 2026 kepada seluruh awak media di Indonesia. Ia menyatakan harapan agar pers nasional terus berkembang menjadi pers yang maju, profesional, dan bertanggung jawab, serta mampu berperan sebagai pilar penopang kemajuan bangsa.

"Kami mewakili Presiden dan pemerintah mengucapkan selamat Hari Pers Nasional, dengan harapan dan doa supaya pers kita terus menjadi pers yang maju, yang bertanggung jawab, yang semakin profesional," ujarnya.

Prasetyo juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras jurnalis dalam menyampaikan informasi kepada publik. Apresiasi itu mencakup pemberitaan mengenai capaian pemerintah maupun berbagai persoalan aktual di masyarakat.

Namun, di tengah apresiasi tersebut, Mensesneg menegaskan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan pers dalam memerangi informasi palsu. Ia secara khusus mengajak seluruh insan pers untuk menghindari produksi dan penyebaran konten yang tidak bertanggung jawab.

"Kita memiliki tanggung jawab yang sama untuk menghindarkan diri dari adanya hoaks, adanya disinformasi, adanya pemberitaan-pemberitaan yang tidak bertanggung jawab, yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan bangsa kita," tegasnya.

Pernyataan pemerintah ini disampaikan dalam momentum peringatan HPN yang tahun ini menginjak usia ke-80. HPN diperingati setiap 9 Februari berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2024. (A58)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.