Tapanuli Tengah, Sinata.id – Curah hujan yang cukup tinggi membuat warga di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), dilanda kepanikan akibat meningkatnya debit air sungai yang mulai meluap ke permukiman.
Sejak Sabtu (14/3/2026), masyarakat setempat masih berada dalam kondisi siaga karena aliran sungai terus meningkat. Bahkan, ketinggian air di sejumlah titik telah mencapai sekitar sebetis orang dewasa.
Kondisi ini membuat warga semakin khawatir, terutama setelah peristiwa banjir yang terjadi pada 25 November 2025 lalu. Saat ini wilayah di Kecamatan Tukka dinilai lebih rentan mengalami banjir.
Beberapa warga menyebutkan bahwa kerusakan hutan di bagian hulu sungai akibat penebangan pohon diduga menjadi salah satu faktor yang memperparah kondisi banjir. Selain itu, tanggul yang sebelumnya diperbaiki juga belum mampu menahan derasnya aliran air yang membawa material kayu dari hulu.
BPBD Lakukan Evakuasi Warga
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapteng, Erianto Tambunan, mengatakan bahwa hingga Minggu (15/3/2026) tim gabungan masih melakukan proses evakuasi warga.
Evakuasi dilakukan dengan bantuan perahu karet oleh tim yang terdiri dari BPBD, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, TNI, serta instansi terkait lainnya.
Warga yang berada di Lingkungan III dan IV Kelurahan Hutanabolon menjadi prioritas evakuasi karena wilayah tersebut mulai terendam banjir.
“Evakuasi dilakukan ke masjid maupun lokasi yang dianggap lebih aman bagi warga,” ujar Erianto.
Air Mulai Genangi Permukiman
Menurut Erianto, banjir saat ini telah memasuki sejumlah rumah warga dan juga menggenangi badan jalan di beberapa titik.
Ketinggian air di sebagian wilayah bahkan mencapai lutut orang dewasa. Banjir dilaporkan meluas dari Lingkungan I hingga Lingkungan IV di Kelurahan Hutanabolon.
Pihak BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan deras kembali turun dan menyebabkan debit air sungai meningkat.
Warga di sekitar bantaran sungai diminta segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila kondisi banjir semakin memburuk. (benny)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.