MENU
Identitas Palsu, Foto Orang Lain, hingga NIK Curian: Sosok “Nadine” Vi...
WA FB
News

Identitas Palsu, Foto Orang Lain, hingga NIK Curian: Sosok “Nadine” Viral Usai Diduga Tipu Puluhan Korban

R Editor : Redaksi Sinata | 23 Jan 2026 | 15:32 WIB
Identitas Palsu, Foto Orang Lain, hingga NIK Curian: Sosok “Nadine” Viral Usai Diduga Tipu Puluhan Korban
Kasus penipuan online dengan identitas palsu bernama Nadine viral. Modus KTP editan, NIK curian, dan foto orang lain bikin publik geger. (Ist)

Jakarta, Sinata.id — Nama Nadine mendadak menjadi buah bibir warganet. Bukan karena prestasi atau sensasi hiburan, melainkan karena dugaan penipuan daring yang menyeret identitas palsu, KTP editan, hingga pemakaian foto orang lain. Kasus ini menyebar cepat di media sosial dan memicu gelombang peringatan massal dari netizen.

Sorotan bermula ketika sejumlah korban mengungkap pengalaman mereka ditipu oleh akun dengan nama Nadine Al Ghifari. Modusnya beragam, namun polanya serupa: transaksi online, janji pengiriman barang, lalu komunikasi terputus setelah uang ditransfer.

Kasus ini semakin viral setelah seorang kreator konten membagikan pengalamannya kehilangan jutaan rupiah saat membeli perlengkapan olahraga. Unggahan tersebut langsung memicu pengakuan dari korban lain yang mengalami kejadian serupa.

Nama Bisa Ganti, Rekening Tetap Sama

Investigasi warganet menemukan fakta mencurigakan. Nama belakang pelaku kerap berubah-ubah setiap kali kasus baru muncul, namun satu hal tak pernah berganti: nama depan “Nadine” dan nomor rekening yang sama.

Screenshoot transaksi, percakapan, hingga bukti transfer beredar luas di X dan Threads. Netizen ramai-ramai menandai rekening tersebut sebagai rekening bermasalah. Bahkan, sebagian pengguna media sosial menyebut nama “Nadine” kini sudah menjadi red flag dalam transaksi online.

“Setiap ketahuan, ganti nama. Tapi rekeningnya itu-itu juga,” tulis salah satu akun yang ikut menyebarkan peringatan.

KTP Diduga Editan, NIK Bukan Milik Pelaku

Viralnya kasus ini tidak berhenti di situ. Foto KTP yang dikirim pelaku kepada korban untuk meyakinkan transaksi justru memunculkan kecurigaan baru. Warganet yang jeli menilai tampilan KTP tersebut tidak sesuai standar resmi, mulai dari jenis huruf hingga tata letak data.

Pengecekan lanjutan menunjukkan bahwa Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang digunakan ternyata milik orang lain, bukan nama yang tercantum di KTP tersebut. Artinya, identitas yang dipakai diduga hasil pencurian data pribadi.

Temuan ini membuat warganet semakin geram. Banyak yang menilai praktik ini bukan sekadar penipuan biasa, melainkan sudah masuk ke ranah kejahatan siber serius.

Kejutan berikutnya datang dari sisi visual. Foto perempuan yang digunakan pelaku di akun media sosial disebut bukan foto dirinya. Seorang pengguna Threads mengaku mengenali sosok dalam foto tersebut sebagai temannya, yang sama sekali tidak terlibat dalam kasus penipuan.

Tag :
ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.