“Sejak 2008, kita sudah mengirim pasukan ke Lebanon berkali-kali. Mereka yang berpengalaman inilah yang akan dikirim ke Gaza nanti,” jelas Tandyo.
Meski persiapan terus berjalan, Utut mengingatkan bahwa kepastian pengiriman pasukan masih bergantung pada keputusan politik dan koordinasi internasional. “Segala langkah akan menunggu proses perundingan global yang sedang berlangsung,” tuturnya. (A18)
Sumber: Parlementaria
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.