MENU
Inovasi Dosen dan Mahasiswa UM Aceh Ciptakan Bean Bag Sofa dari Styrof...
WA FB
Regional

Inovasi Dosen dan Mahasiswa UM Aceh Ciptakan Bean Bag Sofa dari Styrofoam

G Editor : Gunawan Purba | 11 Jun 2026 | 12:59 WIB
Inovasi Dosen dan Mahasiswa UM Aceh Ciptakan Bean Bag Sofa dari Styrofoam
Inovasi Dosen dan Mahasiswa UM Aceh Ciptakan Bean Bag Sofa dari Styrofoam

Banda Aceh, Sinata.id - Dosen dan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah (UM) Aceh berinovasi ciptakan bean bag sofa dari limbah styrofoam.

Para dosen dan mahasiswa tersebut berinovasi dengan memanfaatkan kegiatan praktikum yang dilakukan di Laboratorium FKM UM Aceh, Selasa (9/6/2026).

Dosen pendamping praktikum, Dr Tahara Dilla Santi, MBiomed mengatakan, dunia memproduksi lebih dari 8 juta metrik ton styrofoam setiap tahun. Material tersebut menjadi salah satu penyumbang limbah berbahaya terbesar karena sangat sulit terurai secara alami.

“Styrofoam membutuhkan waktu antara 500 ribu hingga satu juta tahun untuk terurai. Bahkan, pada akhirnya hanya berubah menjadi mikroplastik yang tetap berbahaya bagi lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara penghasil polusi plastik terbesar di dunia. Timbulan sampah styrofoam di dalam negeri pernah mencapai sekitar 187,2 ton, sehingga diperlukan inovasi pengelolaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Menurut Tahara, styrofoam mengandung zat kimia seperti stirena dan benzena yang bersifat karsinogenik atau berpotensi memicu kanker. Zat tersebut dapat larut ke dalam makanan ketika styrofoam digunakan untuk wadah makanan panas, berminyak, atau bersifat asam.

“Selain membahayakan kesehatan manusia, styrofoam juga dapat merusak ekosistem dan mengancam satwa yang tidak sengaja mengonsumsinya,” jelasnya.

Berangkat dari permasalahan tersebut, mahasiswa FKM UNMUHA, yakni Elfia Elita, Nasyata Safira, Nia Rahmadani, M. Hazik, dan Saiful Azahar, mengembangkan inovasi pengolahan limbah styrofoam menjadi bean bag sofa.

Tahara menjelaskan, butiran styrofoam sangat cocok digunakan sebagai bahan pengisi (filling) karena memiliki karakteristik ringan, empuk, serta mampu menyesuaikan bentuk tubuh pengguna.

“Pemanfaatan limbah styrofoam menjadi bean bag sofa merupakan langkah kreatif untuk mengurangi sampah sekaligus menghasilkan produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis,” katanya.

Dalam kegiatan praktikum tersebut, tim dosen dan mahasiswa juga mensimulasikan proses pembuatan bean bag sofa, mulai dari persiapan bahan hingga tahap penyelesaian produk.

Adapun bahan yang digunakan meliputi limbah styrofoam yang telah dihancurkan menjadi butiran kecil, kain bagian dalam (inner bag), kain pelapis luar (cover), ritsleting, serta peralatan jahit.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.