MENU
Iran Balas Serangan AS-Israel, Rudal Hujani Tel Aviv dan Israel Utara
WA FB
Dunia

Iran Balas Serangan AS-Israel, Rudal Hujani Tel Aviv dan Israel Utara

R Editor : Redaksi Sinata | 28 Feb 2026 | 16:29 WIB
Iran Balas Serangan AS-Israel, Rudal Hujani Tel Aviv dan Israel Utara
Iran meluncurkan gelombang pertama rudal dan drone ke Israel setelah serangan gabungan AS-Israel ke Teheran. Ledakan terdengar di Tel Aviv, sirene meraung, Timur Tengah di ambang perang terbuka. (Ist)

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut Iran sebagai “ancaman eksistensial” bagi negaranya.

Dalam pernyataan kepada publik, ia mengatakan, “Beberapa saat lalu, Israel dan Amerika Serikat memulai operasi untuk menghilangkan ancaman eksistensial yang ditimbulkan rezim teroris di Iran.” Netanyahu juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas apa yang ia sebut sebagai “kepemimpinan bersejarah”.

Di Washington, Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan bahwa dirinya telah memerintahkan “operasi tempur besar” terhadap Iran.

Dalam pidato berdurasi sekitar delapan menit, ia memperingatkan bahwa aktivitas Iran dinilai secara langsung membahayakan Amerika Serikat dan sekutunya. Ia mendesak pejabat Iran untuk “meletakkan senjata”, atau menghadapi konsekuensi fatal.

Trump menyebut operasi tersebut sebagai “misi mulia”, dengan alasan menghentikan program nuklir Iran serta pengembangan rudal jarak jauh yang disebut mampu menjangkau wilayah Amerika.

Departemen Pertahanan AS kemudian mengungkap nama operasi tersebut sebagai “Operation Epic Fury”. Dua pejabat AS mengatakan kepada media bahwa serangan terhadap Iran diperkirakan berlangsung selama beberapa hari.

Di tengah situasi yang terus berkembang, warga Israel menerima peringatan langsung melalui ponsel mereka dari otoritas pertahanan sipil. Seorang juru bicara militer Israel menegaskan, “Dalam beberapa menit terakhir, Komando Front Dalam Negeri mengirimkan arahan pencegahan langsung ke telepon seluler di wilayah terkait. Publik diminta bertindak bertanggung jawab dan mengikuti instruksi, itu menyelamatkan nyawa.”

Warga yang menerima peringatan diwajibkan memasuki ruang aman dan tetap berada di dalamnya sampai ada instruksi lanjutan. Militer juga meminta masyarakat tidak membagikan rekaman atau gambar yang dapat mengungkap lokasi jatuhnya serangan.

Dampak konflik tidak hanya terasa di medan tempur. Sejumlah maskapai internasional mulai menghentikan penerbangan ke kawasan tersebut.

KLM, Lufthansa, dan Wizz Air termasuk di antara operator yang membatalkan rute hingga pemberitahuan lebih lanjut. Wizz Air mengumumkan pembatalan seluruh penerbangan ke dan dari Israel, Dubai, Abu Dhabi, serta Amman hingga 7 Maret.

Maskapai itu menyatakan terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan otoritas penerbangan serta keamanan internasional.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.