Trump menuduh Hamas melakukan tindakan brutal terhadap warga sipil di wilayah yang sudah ditinggalkan pasukan Israel, sementara Hamas bersikeras operasi tersebut adalah bagian dari penegakan hukum internal.
Rencana perdamaian Trump didukung sejumlah negara Arab dan Barat, termasuk Jerman yang baru-baru ini mengirim tiga prajurit ke pusat koordinasi militer di Israel selatan.
Namun, survei terbaru Channel 12 TV Israel menunjukkan pesimisme publik: hanya 36% warga yang menganggap negaranya menang dalam perang, sementara hampir separuh menilai tak ada pemenang sama sekali.
Kini, di tengah langit Gaza yang kembali diselimuti asap dan ledakan, harapan perdamaian tampak semakin jauh dari kenyataan. Dunia kembali menyaksikan, bagaimana gencatan senjata yang rapuh runtuh hanya dalam hitungan hari. [zainal/a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.