MENU
Istri Tikam Suami Setelah Dipukul Kayu di Klapanunggal
WA FB
News

Istri Tikam Suami Setelah Dipukul Kayu di Klapanunggal

R Editor : Redaksi Sinata | 12 Oct 2025 | 23:06 WIB
Istri Tikam Suami Setelah Dipukul Kayu di Klapanunggal
Ilustrasi.

Sinata.id - Pertengkaran rumah tangga pasangan suami istri siri di Desa Nambo berakhir mengenaskan. Seorang istri bernama Mulyani menusuk suaminya, Nasrudin, dengan gunting usai cekcok hebat yang disertai kekerasan fisik di dalam kontrakan mereka, Sabtu malam (11/10/2025).

Ketegangan rumah tangga di sebuah kontrakan sederhana di Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, meledak jadi peristiwa berdarah. Seorang perempuan bernama Mulyani nekat menusuk suaminya, Nasrudin, menggunakan gunting setelah malam penuh amarah dan kekerasan fisik yang tak lagi bisa dibendung.

Insiden berdarah itu terjadi pada sekitar pukul 22.00 WIB, menyisakan luka di tubuh sang suami.

Pertengkaran Lama yang Memuncak

Kepala Polsek Klapanunggal Iptu Gayuh Agrisukma mengungkap, peristiwa itu bukan muncul tiba-tiba. Akar masalahnya sudah membara sejak dua hari sebelumnya.

Pertengkaran mereka bermula Kamis (9/10/2025), hanya lewat sambungan telepon. Dari adu mulut, bara kecil itu berubah jadi api besar ketika Nasrudin pulang ke rumah dua hari kemudian.

Sore itu, Mulyani sempat berusaha mencairkan suasana. Ia menyiapkan makanan untuk suaminya, sebuah isyarat damai kecil dari hati yang lelah. Tapi, makanan itu tak tersentuh. Tatapan dingin Nasrudin seolah menolak niat baik istrinya.

Malamnya, suasana berubah mencekam. Nasrudin justru memperlihatkan video tak pantas kepada anak mereka yang masih berusia dua tahun enam bulan.

Bocah itu ketakutan hingga muntah dan menangis histeris. Saat Mulyani menenangkan sang anak dan mengganti pakaiannya, pintu rumah tiba-tiba jatuh dan menimpa kepala sang balita.

Momen itulah yang kembali menyulut emosi pasangan ini.

Emosi yang menumpuk berubah jadi bentrokan fisik. Nasrudin, yang diduga kehilangan kendali, memukul kepala Mulyani menggunakan kayu dan tempat sampah hingga menyebabkan benjolan dan memar di tangan kanan.

Mulyani, yang tubuh dan hatinya sama-sama terluka, memegang sebuah gunting, mengayunkan benda tajam itu dengan mata terpejam.

Tusukan itu mendarat di lengan kiri Nasrudin. Tak mematikan, tapi cukup untuk mengakhiri pertengkaran mereka malam itu dengan darah dan tangis.

Polisi Turun Tangan

Mendapat laporan warga, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas Polsek Klapanunggal melakukan olah TKP, memeriksa saksi, dan mengantar kedua pihak untuk visum.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.