MENU
Jalan Rusak di Tanah Datar Disorot, DPR Desak Perbaikan Cepat
WA FB
Nasional

Jalan Rusak di Tanah Datar Disorot, DPR Desak Perbaikan Cepat

G Editor : Gunawan Purba | 25 Mar 2026 | 17:01 WIB
Jalan Rusak di Tanah Datar Disorot, DPR Desak Perbaikan Cepat
Shadiq Pasadigoe (ft: Parlementaria)

Jakarta, Sinata.id - Anggota DPR RI M. Shadiq Pasadigoe turun langsung meninjau sejumlah ruas jalan provinsi dan nasional di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, usai Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kunjungan ini dilakukan sebagai tanggapan atas keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak parah. Di lapangan, ia menemukan banyak titik jalan berlubang, retak, hingga berliku-liku yang dinilai membahayakan pengguna.

Salah satu ruas dengan kerusakan serius berada di jalur Kecamatan Tanjung Emas menuju Lintau Sijunjung. Kondisi jalan di kawasan tersebut disebut memprihatinkan dan berpotensi memicu kecelakaan.

Shadiq menegaskan, perbaikan tidak boleh ditunda lagi. Selain mengganggu aktivitas warga dan distribusi ekonomi, kerusakan jalan juga telah menimbulkan korban.

Ia mendesak pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta kementerian terkait segera mengambil langkah-langkah konkret untuk mempercepat perbaikan secara menyeluruh.

Menurutnya, penanganannya tidak cukup hanya dengan tambal sulam. Perbaikan harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan agar memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Politikus Partai NasDem juga menyatakan akan melaporkan temuan di lapangan kepada pimpinan fraksi di DPR RI. Laporan tersebut akan ditindaklanjuti melalui mekanisme internal dengan melibatkan komisi-komisi terkait.

Langkah ini, kata dia, sejalan dengan upaya Fraksi NasDem dalam mendorong berbagai program pembangunan, seperti bantuan bedah rumah melalui BSPS dan perbaikan irigasi melalui program P3-TGAI.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas BMCKTR telah mempercepat perbaikan di sejumlah jalur strategi menjelang Lebaran, di antaranya Baso–Batusangkar, Batusangkar–Guguak Cino, hingga Simpang Baso–Piladang.

Namun, hasil peninjauan pasca-Lebaran menunjukkan masih banyak ruas jalan yang membutuhkan penanganan lebih serius.

Shadiq menilai, persoalan jalan rusak di Tanah Datar bukan sekadar persoalan infrastruktur, tetapi sudah menyangkut keselamatan masyarakat. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya perhatian serius dari semua pihak.

Ia kembali mengingatkan perlunya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam hal dukungan anggaran dan kebijakan, guna mempercepat perbaikan.

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar sebelumnya juga mengakui kerusakan jalan, khususnya ruas provinsi, menjadi keluhan utama masyarakat. Sejumlah akses masuk ke wilayah itu dilaporkan mengalami kerusakan berat, mulai dari jalan berlubang hingga permukaan tidak rata.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.