MENU
Jatuh Cinta pada Istri Pamannya, Drama Cinta Oknum Sekdes Berujung Kem...
WA FB
News

Jatuh Cinta pada Istri Pamannya, Drama Cinta Oknum Sekdes Berujung Kematian

R Editor : Redaksi Sinata | 02 Jun 2025 | 02:29 WIB
Jatuh Cinta pada Istri Pamannya, Drama Cinta Oknum Sekdes Berujung Kematian
Polisi mengidentifikasi jasad Agus. (Ist)

Tuban, Sinata.id - Pagi itu, Selasa, 24 Oktober 2023, langit Tuban belum sepenuhnya cerah ketika jeritan mengguncang Desa Hargoretno. Di tengah ladang kosong yang biasanya sunyi, tergeletak tubuh tak bernyawa Agus Sutrisno, pria 33 tahun, Sekretaris Desa Sidonganti. Tubuhnya berlumur darah, berseragam dinas, seolah hendak berangkat kerja—namun maut lebih dulu menjemput.

Jatuh Cinta pada Istri Paman yang Berakhir Tragis

Warga geger. Polisi berdatangan. Garis kuning dibentangkan, dan tubuh Agus segera dievakuasi ke RSUD dr. Koesma. Tapi yang membuat semua orang tak bisa berhenti membicarakannya bukan sekadar kematian itu, melainkan drama kelam yang menyelimutinya.

Karena ini bukan sekadar pembunuhan. Ini adalah kisah cinta terlarang, dendam keluarga, dan pengkhianatan yang merobek batas darah dan kehormatan.

Perselingkuhan Mematikan

Agus bukan hanya rekan kerja. Ia adalah keponakan Jano—pria yang kemudian diidentifikasi sebagai pelaku pembunuhan itu. Dan lebih dari itu, Agus adalah lelaki yang diduga merebut hati perempuan yang seharusnya tak bisa disentuh: Ririn Rumaida, istri Jano sendiri.

Hubungan gelap itu dimulai jauh sebelum darah tumpah di ladang. Tahun 2018, saat Agus dan Ririn sama-sama mendaftar menjadi Sekdes. Di sanalah, bisik-bisik menggoda berubah jadi pelukan sunyi di balik tirai tugas desa.

Jano, pria bersahaja dari Dusun Ngindahan, sempat tak menyadari api yang membakar rumah tangganya. Tapi api itu akhirnya tercium juga. Tak kuat menanggung malu, Jano memilih mengasingkan diri. Ia membawa Ririn dan anak-anaknya merantau ke Kalimantan Utara. Empat tahun berlalu di tanah orang.

Namun ketika mereka pulang ke Tuban, Jano kembali menemukan bayangan lama yang belum sirna. Ririn diam-diam masih menjalin komunikasi dengan Agus. Dan saat itu, di hati Jano, dendam mulai tumbuh, liar dan panas. Ia tidak lagi hanya merasa dikhianati sebagai suami, tapi juga sebagai paman.

“Aku Sendiri yang Mateni, Iki Masalahe Aku Dewe”

Rencana gelap mulai disusun. Jano menghubungi adiknya, Nardi. Di sebuah ladang sepi, dua saudara ini bertemu. Suasana mencekam. Di sana, lahir niat membunuh Agus.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.