MENU
Jembatan Kabanaran Diresmikan, Buka Akses Baru dan Pacu Ekonomi Selata...
WA FB
Nasional

Jembatan Kabanaran Diresmikan, Buka Akses Baru dan Pacu Ekonomi Selatan Jawa

R Editor : Redaksi Sinata | 19 Nov 2025 | 19:47 WIB
Jembatan Kabanaran Diresmikan, Buka Akses Baru dan Pacu Ekonomi Selatan Jawa
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Jembatan Kabanaran di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (19/11/2025), sekaligus membuka empat proyek infrastruktur lain di berbagai provinsi. (Ist)

Sinata.id - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Jembatan Kabanaran di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (19/11/2025), sekaligus membuka empat proyek infrastruktur lain di berbagai provinsi.

Peresmian serentak ini menjadi langkah strategis pemerintah memperkuat konektivitas nasional, memangkas waktu tempuh warga, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan selatan Jawa.

Pesisir selatan Bantul tersebut mendadak riuh ketika Presiden Prabowo hadir langsung untuk menekan tombol peresmian yang digadang-gadang menjadi jalur vital penggerak ekonomi kawasan selatan Jawa.

Tidak hanya itu, empat proyek infrastruktur lain di berbagai provinsi juga diresmikan serentak melalui sambungan hybrid.

Lima Proyek Sekaligus di Empat Provinsi

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto juga meresmikan Underpass Gatot Subroto (Sumatera Utara), Jembatan Sungai Sambas Besar (Kalimantan Barat), Underpass Joglo Surakarta (Jawa Tengah), dan Flyover Canguk (Jawa Tengah).

“Pembangunan ini adalah pondasi pemerataan. Kita ingin rakyat mendapat akses lebih mudah, lebih cepat, dan lebih aman,” tegas Prabowo dalam pernyataan resmi yang ditayangkan BPMI Setpres.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa konektivitas antarwilayah adalah kunci yang mampu menggerakkan roda ekonomi dan pariwisata.

Dengan hadirnya jembatan, underpass, dan flyover baru, masyarakat yang sebelumnya harus memutar berjam-jam kini bisa memangkas waktu tempuh secara signifikan.

“Daerah ini kaya sejarah, kultur, dan nilai spiritual. Akses yang lebih baik berarti peluang ekonomi yang lebih besar,” ujar Prabowo.

Ia juga mengingatkan bahwa kawasan Kabanaran memiliki jejak historis perjuangan Pangeran Mangkubumi.

Dengan akses yang lebih terbuka, potensi wisata sejarah dan budaya disebut bisa berkembang pesat.

Rencana Penataan Kawasan Wisata

Selain peresmian infrastruktur, Prabowo turut mengungkap rencana pemerintah untuk menata kawasan sekitar Kabanaran menjadi zona pendukung pariwisata.

Termasuk di dalamnya pembangunan fasilitas penginapan dan sarana penunjang wisata lain.

“Ke depan mungkin akan dibangun hotel dan fasilitas yang memadai. Tapi semuanya harus tetap selaras dengan budaya lokal,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa desain dan arsitektur fasilitas baru harus mengedepankan kearifan lokal dan menyatu dengan lingkungan.

Pekerjaan Rp1,97 Triliun Rampung

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo melaporkan bahwa total lima infrastruktur tersebut menelan anggaran Rp1,97 triliun. Menurutnya, kehadiran proyek-proyek itu akan memperbaiki kualitas ruang publik sekaligus mendukung mobilitas masyarakat menjelang puncak arus Natal dan Tahun Baru.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.