MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
Karhutla Mengganas di Sumatra, Riau Catat 15 Ribu Hektare Lahan Terbak...
WA FB
Nasional

Karhutla Mengganas di Sumatra, Riau Catat 15 Ribu Hektare Lahan Terbakar

T Editor : Tigor Munthe | 02 Jun 2026 | 11:16 WIB
Karhutla Mengganas di Sumatra, Riau Catat 15 Ribu Hektare Lahan Terbakar
Sejumlah petugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Minggu (31/5/2026). (Foto: BNPB)

JAKARTA, Sinata.id  – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai terjadi di sejumlah wilayah Pulau Sumatra pada awal Juni 2026.

Provinsi Aceh dan Riau menjadi daerah yang melaporkan kejadian karhutla dengan luasan lahan terbakar yang cukup signifikan.

Di Provinsi Aceh, karhutla terjadi di Kabupaten Aceh Barat yang meliputi tiga gampong pada dua kecamatan, yakni Gampong Berawang dan Gampong Kuta Padang Layung di Kecamatan Bubon serta Gampong Lapang di Kecamatan Johan Pahlawan.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), total luasan lahan yang terbakar akibat peristiwa yang terjadi pada Sabtu (30/5/2026) mencapai 13 hektare.

Proses pemadaman di lapangan menghadapi sejumlah kendala, terutama angin kencang yang mempercepat penyebaran api serta asap tebal yang mengganggu jarak pandang petugas.

Hingga Senin (1/6/2026), tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Aceh Barat, Damkar Kecamatan Woyla, dan personel TNI masih berupaya memadamkan api di Kecamatan Bubon. Sementara kebakaran di Kecamatan Johan Pahlawan dilaporkan telah padam sepenuhnya.

Karhutla juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Bener Meriah. Kebakaran yang terjadi di Kampung Simpang Balek, Kecamatan Wih Pesam, pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 13.15 WIB menghanguskan sekitar satu hektare lahan.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Api berhasil dipadamkan oleh tim gabungan BPBD Kabupaten Bener Meriah bersama armada pemadam kebakaran dari Pos Damkar Utama.

Sementara itu, di Kabupaten Aceh Tengah, kebakaran lahan terjadi di Desa Simpang 4 Rajawali, Kecamatan Ketol.

Lahan seluas satu hektare dilaporkan terbakar pada Senin (1/6/2026), namun api telah berhasil dipadamkan. Petugas gabungan dari BPBD, Damkar, TNI, dan Polri masih melakukan pemantauan untuk mencegah kebakaran kembali terjadi.

Dari Provinsi Riau, yang merupakan salah satu wilayah prioritas penanganan karhutla nasional, situasinya jauh lebih mengkhawatirkan.

Data Sipongi mencatat total luas lahan terbakar sejak 1 Januari hingga 1 Juni 2026 mencapai 15.031,58 hektare.

Penambahan luasan lahan terbakar terbaru tercatat terjadi di beberapa lokasi, antara lain lima hektare di Bukit Lumut, Desa Cipang Kiri Hulu, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu; 44,4 hektare di Dusun Sejati, Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir; serta satu hektare di Kelurahan Kandis Kota, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.