MENU
Kasus Pembunuhan Dosen di Bungo Akhirnya Terungkap, Pelaku Diduga Oknu...
WA FB
News

Kasus Pembunuhan Dosen di Bungo Akhirnya Terungkap, Pelaku Diduga Oknum Polisi

R Editor : Redaksi Sinata | 02 Nov 2025 | 17:08 WIB
Kasus Pembunuhan Dosen di Bungo Akhirnya Terungkap, Pelaku Diduga Oknum Polisi
Kasus pembunuhan dosen di Bungo akhirnya terungkap. Pelaku adalah oknum polisi berinisial W (22) yang ditangkap di Tebo. (Ist)

Sinata.id - Kasus pembunuhan dosen cantik Erni alias EY (37) akhirnya menemui titik terang setelah dua hari menjadi misteri yang menggemparkan Kabupaten Bungo. Polisi mengungkap pelakunya ternyata oknum anggota Polri berinisial W (22) yang diduga terlibat hubungan asmara dengan korban.

Penangkapan berlangsung dramatis di sebuah kontrakan wilayah Tebo Tengah, Jambi, di mana pelaku diamankan tanpa perlawanan setelah sempat kabur usai kejadian.

Lebih mengejutkan, hasil visum menunjukkan adanya temuan sperma di pakaian korban, yang memperkuat dugaan pembunuhan disertai kekerasan seksual.

Polisi menegaskan, proses hukum akan berjalan transparan meski pelaku berasal dari internal institusi kepolisian.

Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono, mengatakan tim gabungan Satreskrim Polres Bungo bersama Polres Tebo berhasil meringkus pelaku di sebuah rumah kontrakan di wilayah Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Minggu (2/11/2025).

Tanpa perlawanan, W digelandang ke Mapolres Bungo untuk pemeriksaan intensif.

“Pelaku diamankan dalam waktu kurang dari 24 jam setelah laporan masuk,” ujar AKBP Natalena, Minggu (2/11/2025).

Ia menegaskan, keberhasilan ini merupakan hasil koordinasi cepat lintas satuan dan kerja terukur tim gabungan.

Motif Cinta

Dari hasil pemeriksaan awal, penyidik menemukan indikasi kuat bahwa pembunuhan dilatarbelakangi hubungan asmara pribadi antara pelaku dan korban.

Namun, polisi masih mendalami kemungkinan adanya motif lain, termasuk dugaan pencurian dan kekerasan seksual.

“Motif sementara berkaitan dengan hubungan pribadi antara keduanya. Tapi kami belum menutup kemungkinan motif tambahan,” jelas AKBP Natalena.

Lebih mengejutkan lagi, hasil visum sementara menunjukkan adanya jejak sperma di pakaian korban, yang menguatkan dugaan korban sempat mengalami kekerasan seksual sebelum meregang nyawa.

Kronologi Penemuan Mayat

Tragedi ini bermula pada Sabtu (1/11/2025) siang, ketika seorang tetangga bernama Rosdiana merasa curiga karena rumah korban sepi dan mobil pribadinya tak terlihat.

Saat mengecek ke belakang rumah, pintu yang tidak terkunci tiba-tiba terbuka, memperlihatkan pemandangan mengenaskan, korban tergeletak di atas tempat tidur hanya mengenakan pakaian dalam, dengan kepala tertutup bantal dan kaki terbungkus sarung.

Panicked, Rosdiana segera melapor ke Polres Bungo. Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk laptop MacBook, telepon genggam, dan perhiasan emas milik korban.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.