MENU
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Terluka Parah dan Jalani Pera...
WA FB
Nasional

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Terluka Parah dan Jalani Perawatan Intensif

N Editor : Nida | 02 Apr 2026 | 08:58 WIB
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Terluka Parah dan Jalani Perawatan Intensif
Kebakaran SPBE di Cimuning, Kota Bekasi. (dok. ist)

Bekasi, Sinata.id – Kebakaran hebat melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi pada Rabu (1/4) malam. Insiden tersebut mengakibatkan sedikitnya 12 orang mengalami luka bakar serius.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kusumo Wahyu Bintoro, mengungkapkan bahwa para korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit.

“Data sementara ada 12 korban, tersebar di beberapa rumah sakit dengan luka bakar cukup serius,” ujarnya, Kamis (2/4). Korban Alami Luka Bakar Berat Menurut pihak kepolisian, para korban terdiri dari warga sekitar dan karyawan SPBE. Tingkat luka bakar yang dialami cukup parah, berkisar antara 60 hingga 70 persen.

Petugas masih terus melakukan pendataan korban sambil memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis maksimal. Kebakaran Terjadi Sejak Malam Kebakaran dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di fasilitas pengisian elpiji yang berlokasi di wilayah Mustika Jaya. Api baru berhasil dipadamkan pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.45 WIB.

Petugas dari dinas pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan api yang sempat membesar. Sembilan Unit Damkar Dikerahkan Sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian di Jalan Cinyosog, Bantar Gebang, Cimuning. Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam hingga api berhasil dikendalikan.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Harapan Tidak Ada Korban Jiwa Pihak kepolisian berharap tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama di area yang berkaitan dengan bahan bakar dan gas.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat risiko tinggi yang ditimbulkan dari kebakaran di fasilitas penyimpanan dan distribusi elpiji.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.