MENU
Kecelakaan KA di Bekasi, Seluruh Korban Berhasil Dievakuasi dalam Oper...
WA FB
Nasional

Kecelakaan KA di Bekasi, Seluruh Korban Berhasil Dievakuasi dalam Operasi SAR 12 Jam

T Editor : Tigor Munthe | 28 Apr 2026 | 17:49 WIB
Kecelakaan KA di Bekasi, Seluruh Korban Berhasil Dievakuasi dalam Operasi SAR 12 Jam
Kecelakaan KA di Bekasi, proses evakuasi yang melibatkan banyak pihak termasuk Basarnas. (Foto: Ist)

Bekasi, Sinata.id – Kecelakaan KA di Bekasi, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban telah selesai, Selasa (28/4/2026).

Kecelakaan berupa tabrakan kereta melibatkan rangkaian Commuter Line dan KA Argo Anggrek di kawasan Stasiun Bekasi Timur.

Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, menyampaikan bahwa operasi SAR berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari 12 jam sejak kejadian dilaporkan pada Senin malam sekitar pukul 20.57 WIB.

Seluruh korban, baik yang selamat maupun meninggal dunia, telah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan melalui proses penyelamatan dan ekstrikasi khusus.

“Alhamdulillah, seluruh korban telah berhasil kita evakuasi. Dalam prosesnya, terdapat beberapa korban yang memerlukan penanganan khusus karena posisi terjepit material rangkaian kereta, sehingga evakuasi harus dilakukan secara hati-hati dan tidak memungkinkan penarikan lokomotif secara langsung,” ujar Syafii dilansir dari IDN Times.

Evakuasi Gunakan Peralatan Khusus Syafii menjelaskan, tim gabungan menghadapi tantangan berat karena benturan keras menyebabkan deformasi parah pada rangkaian kereta. Bahkan, bagian lokomotif disebut masuk hingga ke badan gerbong.

Kondisi tersebut mengakibatkan sejumlah korban terjebak di sela material kereta, sehingga proses evakuasi harus menggunakan peralatan khusus, baik manual maupun hidrolik.

Seluruh korban yang telah dievakuasi kemudian diserahkan kepada tim medis dan dirujuk ke rumah sakit yang telah ditunjuk. Sementara proses identifikasi selanjutnya menjadi kewenangan aparat terkait.

Operasi Resmi Ditutup Dengan tidak ditemukannya korban tambahan di lokasi kejadian, operasi SAR secara resmi dihentikan dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Meski demikian, Basarnas menegaskan apabila dalam proses lanjutan ditemukan bagian tubuh korban atau indikasi lain, tindakan evakuasi tetap akan dilakukan sesuai prosedur. Apresiasi untuk Tim Gabungan Basarnas juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan, termasuk TNI, Polri, PT Kereta Api Indonesia, tenaga medis, relawan, serta dukungan masyarakat dan media.

“Operasi berjalan lancar berkat sinergi seluruh pihak. Ini merupakan kejadian luar biasa dengan tingkat kesulitan tinggi, namun dapat kita tangani bersama secara optimal,” imbuh Syafii.

Kecelakaan maut di Bekasi tersebut kini memasuki tahap investigasi guna mengungkap penyebab tabrakan dan mengevaluasi sistem keselamatan perkeretaapian nasional. (A08)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.