MENU
Kemendikdasmen Resmi Transformasi Rapor SD-SMA ke Format Digital e-Rap...
WA FB
Nasional

Kemendikdasmen Resmi Transformasi Rapor SD-SMA ke Format Digital e-Rapor

R Editor : Redaksi Sinata | 20 Dec 2025 | 12:06 WIB
Kemendikdasmen Resmi Transformasi Rapor SD-SMA ke Format Digital e-Rapor
Ilustrasi rapor digital

Jakarta, Sinata.id - ​Dunia pendidikan Indonesia memasuki babak baru dalam digitalisasi. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan sistem pembagian rapor digital untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA melalui aplikasi e-Rapor.

Langkah ini diambil untuk menciptakan ekosistem penilaian yang lebih kredibel, transparan, dan terintegrasi secara nasional.

​Keunggulan Utama e-Rapor: Lebih dari Sekadar Nilai ​Direktur Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen, Gogot Suharwoto, menekankan bahwa e-Rapor bukan sekadar aplikasi penginputan nilai, melainkan sistem yang terhubung langsung dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Ada beberapa manfaat krusial yang ditawarkan sistem ini: ​Keamanan Data: Rapor siswa tersimpan aman di sistem pusat, sehingga tidak perlu khawatir kehilangan dokumen fisik akibat bencana alam.

​Akurasi & Transparansi: Proses penilaian menjadi lebih sistematis dan sinkron dengan kebijakan pendidikan nasional.

​Efisiensi Administrasi: Guru tidak lagi dibebani tumpukan kertas (paperless). Cukup masuk ke akun masing-masing dan menginput nilai pada kolom yang tersedia.

​Jembatan Menuju Perguruan Tinggi ​Sementara itu, Direktur SMA Kemendikdasmen, Winner Jihar Akbar, menjelaskan bahwa integrasi e-Rapor dengan Dapodik sangat vital bagi masa depan siswa. Data yang valid dan eligible dari sistem ini akan digunakan langsung untuk sinkronisasi ke Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

​"Sistem ini memperkuat pengambilan keputusan berbasis data. Operator sekolah hanya perlu memastikan seluruh nilai terinput dalam satu proses untuk mempermudah pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ke PTN," kata Winner.

Fitur Dampak Positif Integrasi Dapodik Data nilai diakui secara nasional untuk seleksi masuk PTN. Otomatisasi Mengurangi beban administratif guru secara signifikan. Penyimpanan Cloud Data

Dengan hadirnya e-Rapor, Kemendikdasmen memastikan bahwa standar penilaian pendidikan di Indonesia semakin profesional, akuntabel, dan siap menghadapi tantangan zaman. []

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.