"Kami mendukung penuh upaya Basarnas dalam meningkatkan kompetensi potensi SAR. Semoga pelatihan ini menghasilkan personel yang profesional, terampil, dan siap bersinergi dalam mendukung keselamatan masyarakat Sumatera Utara," tambahnya.
Kepala Basarnas secara resmi menyematkan Brevet SAR kepada Gubernur Sumatera Utara sebagai bentuk penganugerahan Warga Kehormatan SAR.
Selama tiga hari pelatihan, peserta akan menerima materi teori dan praktik lapangan.
Mencakup teknik pencarian dan pertolongan di permukaan air, penggunaan peralatan SAR, prosedur keselamatan, komunikasi operasi SAR, hingga simulasi penanganan keadaan darurat di wilayah perairan.
Basarnas berharap dapat mencetak sumber daya potensi SAR yang semakin profesional, modern, dan teruji. (A08)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.