MENU
Kepsek SDN Bawonauru Diduga Manipulasi Data Siswa, Terancam Dilaporkan...
WA FB
Regional

Kepsek SDN Bawonauru Diduga Manipulasi Data Siswa, Terancam Dilaporkan ke Kejari Nias Selatan

J Editor : Jansen Siahaan | 26 Mar 2026 | 10:18 WIB
Kepsek SDN Bawonauru Diduga Manipulasi Data Siswa, Terancam Dilaporkan ke Kejari Nias Selatan
Kepsek SDN 071209 Bawonauru, Juli Hartati Batee. (istimewa)

Nias Selatan, Sinata.id – Dugaan penggelembungan dan manipulasi jumlah siswa kembali mencuat. Kali ini, kasus tersebut diduga terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 071209 Bawonauru, Kecamatan Somambawa, Kabupaten Nias Selatan.

Pegiat antikorupsi, Apnison Duha, kepada wartawan pada Senin (24/3/2026), menyampaikan bahwa berdasarkan data dan informasi yang dihimpun, kepala sekolah (kepsek) beserta pihak terkait diduga melakukan penggelembungan data jumlah siswa untuk memperoleh dana Program Indonesia Pintar (PIP) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam jumlah lebih besar.

Ia menjelaskan, dugaan manipulasi data siswa tersebut disebut berlangsung sejak tahun 2020 hingga 2025. Secara faktual, jumlah siswa setiap tahun diperkirakan hanya sekitar 100 orang dari kelas 1 hingga kelas 6.

“Namun, data yang didaftarkan dalam sistem online disebut mencapai lebih dari 225 siswa per tahun,” kata Apnison.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya praktik kecurangan yang bertujuan untuk memperkaya diri oleh oknum kepsek bersama pihak lain, yang tentu melanggar ketentuan hukum yang berlaku.

Temuan ini rencananya akan dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Nias Selatan agar dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terlibat, serta dimintai pertanggungjawaban secara hukum.

Sementara itu, Kepsek SDN 071209 Bawonauru, Juli Hartati Batee, saat dihubungi wartawan melalui telepon seluler belum memberikan respons. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp juga belum mendapat jawaban hingga berita ini diterbitkan. (SN13)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.