Firman Tuhan dalam Maleakhi 2:15-16 menegaskan bahwa Allah membenci perceraian. Ia menghendaki kesatuan yang melahirkan keturunan ilahi—generasi yang takut akan Tuhan. Kesetiaan dalam pernikahan adalah bagian dari kesembuhan jiwa, karena hanya hati yang pulih yang mampu bertahan dalam komitmen dan kasih sejati.
Kiranya kita semua membuka hati untuk dipulihkan oleh Tuhan. Biarlah keluarga kita menjadi tempat di mana roh, jiwa, dan tubuh selaras di bawah pimpinan-Nya. Dari keluarga yang pulih, lahirlah gereja yang kuat, dan dari gereja yang kuat, lahirlah masyarakat yang diberkati. (A27)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.