Apabila ada kader dari akar rumput yang ingin bertarung, maka kesempatan itu semestinya dipandang sebagai kekayaan organisasi, bukan ancaman.
Karena organisasi yang sehat bukan organisasi yang membatasi kompetisi. Organisasi yang sehat adalah organisasi yang berani membuka pintu bagi seluruh kadernya.
Pada akhirnya, sejarah akan lebih mengingat apakah proses itu berjalan adil daripada sekadar mengingat siapa yang menang. Dan mungkin di situlah ujian terbesar bagi NU Simalungun hari ini: menjaga agar pintu kompetisi tetap terbuka, sehingga seluruh kader dapat masuk dengan kepala tegak, bertarung dengan bermartabat, lalu kembali bersatu untuk membangun organisasi yang lebih besar. (A18)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.