Medan, Sinata.id – Pelepasan Kelompok Terbang (Kloter) 17 yang menjadi kloter terakhir Embarkasi Medan tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi berlangsung khidmat di Aula Madinatul Hujjaj Embarkasi Medan, Senin (11/5/2026) dini hari.
Sebanyak 233 jemaah calon haji beserta petugas secara resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Zulkifli Sitorus.
Dalam sambutannya, Zulkifli menekankan pentingnya menjaga kekompakan, menaati aturan pemerintah Arab Saudi, serta saling membantu selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Ketika berada di Tanah Suci, tidak ada lagi perbedaan daerah asal. Semua adalah jemaah haji Indonesia. Bangun kebersamaan, saling menolong, dan hindari sifat iri maupun dengki agar memperoleh predikat haji mabrur,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para jemaah agar disiplin mematuhi peraturan yang berlaku di Arab Saudi, termasuk larangan mengambil foto atau video di lokasi tertentu tanpa izin.
“Kami meminta seluruh jemaah mematuhi aturan di Arab Saudi. Jangan sembarangan mengambil foto atau video, terutama terhadap warga setempat. Sudah ada jemaah Indonesia yang hampir dideportasi karena melanggar aturan tersebut,” katanya.
Selain itu, Zulkifli mengimbau jemaah agar tidak membawa barang bawaan melebihi ketentuan pemerintah agar tidak menghambat perjalanan maupun proses ibadah.
Kloter 17 Embarkasi Medan terdiri dari 233 orang dengan rincian 98 laki-laki dan 135 perempuan. Mayoritas jemaah berasal dari Kota Medan sebanyak 202 orang.
Sementara itu, jemaah lainnya berasal dari Kabupaten Serdang Bedagai sebanyak lima orang, Kota Padangsidimpuan dua orang, Kabupaten Deli Serdang 13 orang, Kabupaten Tapanuli Tengah dua orang, Kabupaten Labuhanbatu satu orang, Kabupaten Labuhanbatu Utara satu orang, dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan satu orang.
Kloter tersebut turut didampingi enam petugas, yakni Ketua Kloter Muhammad David Saragih, Pembimbing Ibadah Sumarno Tukimun Abdullah, dokter kloter Zulhaina Syarifah, paramedis Khairiah Wan Azizun, serta dua Petugas Haji Daerah (PHD), Masdar Ahmad Baharuddin dan Husni Tamrin Rambe.
Dalam arahannya, Zulkifli juga meminta para jemaah menjaga kondisi kesehatan dan memanfaatkan kesempatan berhaji dengan sebaik-baiknya mengingat masa tunggu haji reguler yang semakin panjang.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.