MENU
Konferwil XVI HIMMAH Sumut di Asahan, Regenerasi Menuju Indonesia Emas...
WA FB
Regional

Konferwil XVI HIMMAH Sumut di Asahan, Regenerasi Menuju Indonesia Emas 2045

J Editor : Jansen Siahaan | 11 Feb 2026 | 12:07 WIB
Konferwil XVI HIMMAH Sumut di Asahan, Regenerasi Menuju Indonesia Emas 2045
Foto bersama dalam kegiatan Konferwil XVI HIMMAH Sumut. (dinaskominfoasahan)

Asahan, Sinata.id – Kabupaten Asahan menjadi tuan rumah pelaksanaan Konferensi Wilayah (Konferwil) XVI Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (11/2/2026).

Sebagai forum tertinggi di tingkat wilayah, Konferwil XVI menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus momentum penentuan arah baru kepemimpinan HIMMAH Sumut.

Mengusung tema “Optimalisasi dan Regenerasi Kepemimpinan HIMMAH yang Progresif Menyongsong Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, jajaran Pemerintah Kabupaten Asahan, pengurus pusat dan wilayah HIMMAH, serta kader dari berbagai daerah di Sumut.

Ketua PW HIMMAH Sumut periode 2023–2025, Kamaruddin Nazuli Siregar, menyampaikan bahwa Konferwil bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk melakukan evaluasi serta regenerasi kepemimpinan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh kader selama masa kepemimpinannya dan secara resmi menandai berakhirnya masa jabatan sesuai mekanisme organisasi.

“Kepemimpinan di HIMMAH adalah amanah kolektif yang harus dijalankan dengan semangat kebersamaan. Saya berharap estafet kepemimpinan selanjutnya mampu membawa HIMMAH Sumut semakin solid, adaptif, dan relevan dalam menjawab tantangan zaman,” ujar Nazuli.

Bupati Taufik menyambut baik pelaksanaan Konferwil di daerah yang dipimpinnya. Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Asahan sebagai tuan rumah.

Menurutnya, persatuan dan kekompakan harus terus dijaga di tengah dinamika organisasi. Ia juga mendorong HIMMAH untuk berperan aktif dalam mencetak generasi muda yang berintegritas, berakhlak, dan memiliki kapasitas kepemimpinan yang mumpuni.

“HIMMAH memiliki posisi strategis dalam membina kader muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual. Hal ini penting untuk mendukung pembangunan daerah serta menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP HIMMAH, Abdul Rajak Nasution, menegaskan bahwa Konferwil merupakan forum strategis dalam menentukan kebijakan dan arah gerak organisasi di tingkat wilayah.

Ia menambahkan, kepemimpinan yang lahir dari Konferwil XVI harus mampu menjaga persatuan, memperkuat konsolidasi internal, serta memperluas kontribusi HIMMAH dalam pembangunan bangsa.

“Konferwil bukan sekadar memilih ketua, tetapi juga merumuskan visi besar organisasi agar tetap progresif dan responsif terhadap perkembangan zaman,” tegasnya sebelum secara resmi membuka Konferensi Wilayah XVI HIMMAH Sumut.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.