MENU
Lewat Safari Ramadan, Wali Kota Ajak Warga Dukung Perubahan Tanjungbal...
WA FB
Regional

Lewat Safari Ramadan, Wali Kota Ajak Warga Dukung Perubahan Tanjungbalai

G Editor : Gunawan Purba | 26 Feb 2026 | 08:19 WIB
Lewat Safari Ramadan, Wali Kota Ajak Warga Dukung Perubahan Tanjungbalai
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim dan Wakil Walikota Muhammad Fadly Abdina saat Safari Ramadhan di Mesjid Nurul Ikhwan

Tanjungbalai, Sinata.id - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai gelar Safari Ramadan 1447 Hijriah di Mesjid Nurul Ikhwan Tanjungbalai, Rabu malam (25/2/2026).

Pada kegiatan, selain melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah, juga menjadi momen Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyampaikan arah pembangunan dan program prioritas penataan kota.

Didampingi Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, Mahyaruddin menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan ruang pembinaan spiritual sekaligus penguatan karakter.

“Ramadan adalah kesempatan memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, memperluas sedekah, serta menumbuhkan kepedulian sosial. Sangat rugi jika bulan penuh berkah ini tidak dimanfaatkan dengan maksimal,” ujarnya di hadapan jamaah.

Mahyaruddin juga menyinggung program gotong royong dan normalisasi drainase yang tengah digalakkan Pemko Tanjungbalai sebagai bagian dari visi besar Tanjungbalai EMAS (Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera).

Ia mengakui, sejumlah kebijakan penataan kota, termasuk pembenahan drainase di sekitar masjid, sempat menimbulkan ketidaknyamanan. Namun, ia menegaskan langkah tersebut dilakukan demi kepentingan bersama, khususnya untuk mencegah banjir dan menciptakan lingkungan yang lebih tertata.

“Saya memohon maaf apabila proses normalisasi drainase di depan masjid sempat mengganggu aktivitas ibadah. Tidak ada niat lain selain untuk kebaikan bersama agar aliran air lebih baik dan lingkungan menjadi lebih nyaman,” katanya.

Terkait pembongkaran tempat wudhu yang berada di atas drainase, Wali Kota memastikan akan membangunnya kembali dengan fasilitas yang lebih layak dan sesuai tata ruang.

Mahyaruddin menyadari tidak semua kebijakan mendapat respons positif. Ia bahkan mengakui ada yang menilai langkahnya terkesan tegas atau ekstrem. Namun, menurutnya, perubahan memang membutuhkan keberanian dan dukungan bersama.

“Pembangunan akan berhasil jika masyarakat memahami arah kebijakan dan turut berpartisipasi. Kolaborasi adalah fondasi utama,” tegasnya.

Ia pun mengajak jamaah menjadikan nilai-nilai Ramadan sebagai pijakan perubahan perilaku, termasuk menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta menghidupkan budaya gotong royong.

Sementara itu, Ketua BKM Nurul Ikhwan, Rahmadsyah Damanik, menyampaikan apresiasi atas kehadiran rombongan Safari Ramadan Pemko Tanjungbalai. Ia menyebut kunjungan tersebut membawa kebahagiaan bagi jamaah.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.