MENU
Lomba Mural Polres Labusel Berakhir, Kapolres Sampaikan Pesan Tegas
WA FB
Regional

Lomba Mural Polres Labusel Berakhir, Kapolres Sampaikan Pesan Tegas

J Editor : Jansen Siahaan | 19 Feb 2026 | 23:09 WIB
Lomba Mural Polres Labusel Berakhir, Kapolres Sampaikan Pesan Tegas
Foto bersama dengan para juara mural yang dilaksanakan Polres Labusel. (istimewa)

Labusel, Sinata.id – Suasana apel pagi di Lapangan Tribrata Mapolres Labuhanbatu Selatan (Labusel), Kamis (19/2/2026), berlangsung berbeda dari biasanya.

Selain agenda rutin, Kapolres Labusel, AKBP Aditya S.P. Sembiring, menyerahkan piagam penghargaan dan hadiah kepada para pemenang Lomba Mural Cup yang diselenggarakan Polres Labusel.

Apel tersebut diikuti seluruh jajaran, mulai dari Wakapolres Kompol Moch. Guntur Pryantoko, para Kepala Bagian (Kabag), Kepala Satuan (Kasat), Kepala Seksi (Kasi), hingga perwira, brigadir, dan aparatur sipil negara (ASN).

Lomba mural mengusung tema inspiratif, “Tidak Mudah Bukan Berarti Tidak Bisa”. Tema tersebut dinilai sejalan dengan semangat Polri dalam mendorong kreativitas generasi muda sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan seni.

Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menuangkan gagasan dan kreativitas dalam bentuk karya mural. Ia menilai, karya yang dihasilkan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung pesan moral yang kuat dan inspiratif.

“Karya mural ini bukan sekadar hiasan visual. Di dalamnya terkandung pesan moral yang dapat memotivasi masyarakat. Ini akan menjadi bagian dari perjalanan sejarah Polres Labusel,” ujar AKBP Aditya.

Ia juga menyoroti salah satu mural karya Sudarto yang dinilai memiliki makna simbolis bagi institusi.

“Ada dinding yang dilukis oleh Bapak Sudarto. Karya tersebut akan menjadi kenangan berharga dan bagian dari sejarah Polres Labusel,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Labusel menegaskan pentingnya menjaga integritas dan disiplin. Ia mengingatkan seluruh personel agar menghindari segala bentuk pelanggaran, sekecil apa pun.

Menurutnya, seragam Polri merupakan simbol kehormatan yang harus dijaga melalui sikap dan perilaku yang baik, baik saat bertugas maupun di luar jam dinas. (SN10)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.