MENU
Longsor Cisarua Bandung Barat: 83 Kantong Jenazah Dievakuasi, Kisah Pi...
WA FB
Nasional

Longsor Cisarua Bandung Barat: 83 Kantong Jenazah Dievakuasi, Kisah Pilu Remaja

J Editor : Jansen Siahaan | 03 Feb 2026 | 01:01 WIB
Longsor Cisarua Bandung Barat: 83 Kantong Jenazah Dievakuasi, Kisah Pilu Remaja
Tim SAR gabungan evakuasi korban longsor Pasirlangu Kecamatan Cisarua. (rri)

Bandung, Sinata.id – Tim SAR gabungan menyatakan sebanyak 83 kantong jenazah korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, telah berhasil dievakuasi hingga hari ke-10 operasi pencarian.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menjelaskan bahwa jumlah tersebut secara akumulatif telah melampaui data awal dalam daftar pencarian korban.

“Secara akumulatif hingga sore ini terdapat 83 kantong jenazah. Jumlah ini memang melebihi data pencarian awal. Namun, berdasarkan identifikasi DVI, terdapat kantong jenazah yang berisi lebih dari satu bagian tubuh, tetapi memiliki satu identitas korban,” ujar Ade di Bandung, Senin (2/2/2026).

Dari total tersebut, 61 korban telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Sebanyak 45 korban tercatat sebagai warga setempat yang masuk dalam daftar pencarian, sementara 16 korban lainnya tidak tercantum dalam data awal.

“Dari 61 korban yang telah teridentifikasi, 45 sesuai dengan daftar pencarian. Sisanya berada di luar data awal,” kata Ade.

Dengan demikian, masih terdapat 35 korban yang identitasnya belum dapat dipastikan. Sekitar 20 kantong jenazah di antaranya masih dalam proses identifikasi lanjutan.

Ade menambahkan, operasi pencarian dan evakuasi akan terus dilaksanakan sesuai masa tanggap darurat bencana, yakni selama 14 hari sejak penetapan status tersebut.

“Sesuai keputusan pemerintah, operasi SAR direncanakan berlangsung hingga 14 hari dan akan dilakukan evaluasi pada hari ketujuh,” ujarnya.

Selain itu, Tim SAR gabungan juga memperluas area pencarian dengan menggeser sebagian personel dari sektor A2 ke sektor B2, menyusul hasil evaluasi lapangan yang menunjukkan potensi keberadaan korban di wilayah tersebut.

Kisah Pilu Rifal, Remaja Kehilangan 14 Anggota Keluarga

Di balik data dan proses evakuasi, tersimpan kisah duka mendalam yang dialami Muhammad Rifal Firmansyah (15). Remaja asal Desa Pasirlangu ini harus menghadapi kenyataan pahit menjadi yatim piatu setelah longsor dahsyat menerjang Kampung Pasir Kuda pada Sabtu (24/1/2026).

Dalam satu malam, Rifal kehilangan 14 anggota keluarganya, termasuk ayah, ibu, adik, nenek, paman, hingga sepupu. Saat bencana terjadi, Rifal tidak berada di rumah. Ia tengah menempuh pendidikan sebagai santri kelas VIII di Pondok Pesantren Al-Mubin, Kecamatan Sindangkerta.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.