Lelang Lukisan SBY: Makna Filosofis Kuda Api
Proses lelang berlangsung dalam perayaan Imlek Partai Demokrat dan dipandu oleh Ossy Dermawan. SBY menjelaskan bahwa pemilihan subjek kuda api disesuaikan dengan Shio Imlek 2026, melambangkan kekuatan, energi, determinasi, dan semangat untuk mencapai prestasi besar.
SBY menuangkan doa dalam setiap goresan kuasnya agar semangat tersebut menular ke seluruh rakyat Indonesia.
“Tentu melukis sambil berdoa untuk bangsa Indonesia agar semangat kuda api menumbuhkan tekad, kekuatan, dan kebersamaan untuk memajukan negeri kita,” ujar SBY.
Warna biru yang mendominasi lukisan juga memiliki makna kedamaian, mencerminkan harapan SBY agar Indonesia mencapai masa keemasan pada 2045 dalam suasana teduh dan damai.
Hasil Lelang untuk Amal
Seluruh hasil lelang akan disalurkan untuk membantu masyarakat prasejahtera, terutama dari kalangan keturunan Tionghoa. Lelang dimulai dengan harga Rp200 juta, sementara Deddy Corbuzier membuka penawaran pertama senilai Rp1 miliar.
Persaingan semakin ketat ketika Low Tuck Kwong, melalui perwakilannya Alexander Ery Wibowo, menawar Rp5 miliar, dan Hermanto Tanoko mengikuti hingga Rp6 miliar, sebelum akhirnya Low menutup di Rp6,5 miliar.
Lukisan karya Presiden SBY ini menjadi rebutan tokoh-tokoh ternama Indonesia, mulai dari pengusaha hingga YouTuber. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.