Jakarta, Sinata.id - Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan sejumlah pandangan strategis.
Terkait kondisi ekonomi Indonesia, stabilitas politik, hingga arah pembangunan nasional dalam sebuah wawancara yang tayang di YouTube IDN Times, Jumat (8/5/2026).
Dalam perbincangan tersebut, Luhut menilai kondisi ekonomi Indonesia masih berada di jalur positif meski dunia tengah menghadapi tekanan geopolitik dan ketidakpastian global.
Ia optimistis pertumbuhan ekonomi nasional ke depan akan semakin baik, terutama didukung hilirisasi industri, investasi, dan stabilitas politik nasional.
Menurut Luhut, pemerintah saat ini berupaya menjaga momentum pertumbuhan dengan memperkuat sektor strategis seperti hilirisasi sumber daya alam, pengembangan industri kendaraan listrik, hingga transformasi digital.
Ia juga menyoroti pentingnya kesinambungan kebijakan antara pemerintahan sebelumnya dengan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, keberlanjutan program strategis menjadi faktor penting agar pembangunan nasional tidak berjalan terputus-putus.
Selain itu, Luhut menekankan pentingnya menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional di tengah dinamika global yang terus berubah.
Ia menyebut investor sangat memperhatikan kepastian hukum dan stabilitas dalam mengambil keputusan investasi di Indonesia.
Luhut juga menyinggung perkembangan proyek hilirisasi mineral yang menurutnya telah memberi dampak signifikan terhadap peningkatan nilai tambah ekonomi nasional.
Indonesia, kata dia, kini mulai diperhitungkan dalam rantai pasok global, terutama untuk sektor baterai kendaraan listrik dan industri energi baru.
Di sisi lain, Luhut mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar Indonesia mampu bersaing di era industri dan teknologi modern.
Ia menilai bonus demografi harus dimanfaatkan melalui pendidikan, penguasaan teknologi, dan peningkatan produktivitas tenaga kerja.
Luhut turut menyinggung tantangan global seperti perang dagang, konflik geopolitik, dan perlambatan ekonomi dunia yang dapat memengaruhi kondisi ekonomi nasional.
Namun ia percaya Indonesia memiliki fondasi yang cukup kuat untuk menghadapi tekanan tersebut.
“Kita harus optimistis, tapi tetap hati-hati,” ujar Luhut, dikutip Sabtu (9/5/2026). (A08)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.