MENU
Makna Hidangan Imlek dan Filosofi Logo Imlek Nasional 2026 Tahun Kuda...
WA FB
News

Makna Hidangan Imlek dan Filosofi Logo Imlek Nasional 2026 Tahun Kuda Api

J Editor : Jansen Siahaan | 08 Feb 2026 | 11:41 WIB
Makna Hidangan Imlek dan Filosofi Logo Imlek Nasional 2026 Tahun Kuda Api
Ilustrasi Tahun Baru China atau Imlek. (unsplash)

Pematangsiantar, Sinata.id – Perayaan Tahun Baru Imlek selalu menjadi momen penting bagi masyarakat Tionghoa, termasuk keturunannya yang menetap di Indonesia.

Lebih dari sekadar ritual keagamaan, Imlek merupakan ruang kebersamaan keluarga yang sarat makna, kehangatan, serta harapan baru.

Selain pertunjukan barongsai, atraksi budaya, dan festival kuliner, hidangan khas Imlek menjadi elemen yang tidak terpisahkan dari perayaan. Setiap sajian bukan hanya dinikmati dari segi rasa, tetapi juga mengandung simbol keselamatan, keberuntungan, dan kesinambungan hidup yang diwariskan lintas generasi.

Pakar kuliner keturunan Tionghoa, William Wongso, menjelaskan bahwa bahan pangan dalam hidangan Imlek tidak pernah dipilih secara sembarangan. Menurutnya, kemewahan bukanlah tujuan utama dalam tradisi kuliner tersebut.

“Di Tiongkok, setiap bahan makanan memiliki makna yang dijelaskan melalui kaligrafi atau bunyi katanya. Contohnya apel. Dalam bahasa Mandarin disebut ping guo, yang berarti kedamaian,” ujar William, dikutip dari Antara, Minggu (8/2/2026).

Tradisi ini telah dijaga selama ratusan tahun oleh komunitas Tionghoa di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Jarak geografis tidak memutus nilai-nilai simbolik yang terkandung dalam setiap sajian di meja makan saat Imlek.

Semangat pelestarian budaya tersebut juga tercermin di House of Tugu, bangunan bersejarah di kawasan Kota Tua Jakarta yang kini berfungsi sebagai hotel dan restoran. Pada momen Imlek, House of Tugu menghadirkan menu khas yang terinspirasi dari tradisi peranakan Jawa pesisir.

Bangunan yang merekam perjumpaan budaya Nusantara, Tionghoa, dan Belanda ini menjadi ruang hidup sejarah. Menu Imlek yang dihadirkan dirancang sebagai wujud akulturasi budaya, bukan sekadar sajian musiman.

“Spesial di Tahun Kuda Api, kami menghadirkan menu Peranakan Jawa Pesisir sebagai perpaduan budaya Jawa dan Tiongkok agar perayaan Imlek semakin semarak,” ujar Putri, Event Manager House of Tugu.

Makna Hidangan Khas Imlek

1. Yu Sheng, Sajian Pembuka Sarat Doa Kemakmuran

Yu sheng atau yi shang dikenal sebagai hidangan pembuka wajib saat Imlek. Sajian ini terdiri atas ikan mentah, sayuran, buah, dan pelengkap berwarna-warni yang disantap bersama melalui tradisi lo hei.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.