MENU
Makna Jumat Agung: Perjalanan Penderitaan Yesus dari Getsemani hingga...
WA FB
Religi

Makna Jumat Agung: Perjalanan Penderitaan Yesus dari Getsemani hingga Golgota yang Menyelamatkan Dunia

F Editor : Ferry SP Sinamo | 03 Apr 2026 | 05:00 WIB
Makna Jumat Agung: Perjalanan Penderitaan Yesus dari Getsemani hingga Golgota yang Menyelamatkan Dunia
Pdt Manser Sagala, M.Th. (Istimewa)

Oleh: Pdt. Manser Sagala, M.Th

JUMAT AGUNG (Good Friday)

Jumat Agung merupakan momen paling krusial dalam iman Kristiani, di mana umat memperingati pengorbanan, penderitaan, dan kematian Yesus Kristus di bukit Golgota. Peristiwa ini bukan sekadar kisah tragis, melainkan penggenapan rencana keselamatan Allah bagi manusia.

Berikut tahapan perjalanan Yesus menuju kayu salib berdasarkan kesaksian Alkitab:

Penderitaan di Taman Getsemani

Perjalanan menuju salib diawali dengan pergumulan batin yang mendalam. Yesus berdoa hingga peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah. Dalam momen ini, Ia menyerahkan kehendak-Nya sepenuhnya kepada Bapa.

Firman Tuhan: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Aku kehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Matius 26:39)

Pengkhianatan dan Penangkapan

Yesus dikhianati oleh Yudas Iskariot dengan sebuah ciuman. Ia ditangkap seperti seorang penjahat, meskipun tidak melakukan kesalahan. Para murid-Nya tercerai-berai karena ketakutan.

Firman Tuhan: “Waktu Yesus masih berbicara, datanglah Yudas... dan bersama-sama dia sepasukan besar orang yang membawa pedang dan pentung.” (Matius 26:47)

Pengadilan yang Tidak Adil

Yesus dihadapkan kepada Imam Besar Kayafas dan kemudian kepada gubernur Romawi, Pontius Pilatus. Ia dituduh menghujat Allah dan memberontak terhadap kekuasaan. Meskipun tidak ditemukan kesalahan, Pilatus menyerah pada desakan massa.

Firman Tuhan: “Lalu Pilatus bertanya kepada-Nya: ‘Engkau tidak dengar betapa banyaknya tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?’ Tetapi Ia tidak menjawab satu kata pun.” (Matius 27:13–14)

Penyiksaan dan Penghinaan

Sebelum disalibkan, Yesus disesah, dipakaikan jubah ungu sebagai ejekan, dan dimahkotai duri. Para prajurit meludahi serta memukul-Nya.

Firman Tuhan “Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya. Mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia.” (Matius 27:29)

Jalan Salib (Via Dolorosa)

Yesus memikul salib-Nya menuju Golgota. Karena kondisi fisik yang lemah, seorang bernama Simon dari Kirene dipaksa membantu memikul salib tersebut.

Firman Tuhan: “Sambil memikul salib-Nya Ia pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, yang dalam bahasa Ibrani disebut Golgota.” (Yohanes 19:17)

Penyaliban dan Kematian

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.