Situasi kembali memanas sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, Sampi Tua Sihotang berada di kedai Opung Cheryl bersama Alin Purba. Tiba-tiba, Abed Nego Saragih, anak dari pelaku, datang dan memanggil Sampi untuk ikut bersamanya.
Sampi kemudian mengikuti Abed menuju jalan keluar perumahan hingga ke sebuah simpang jalan yang kondisinya minim penerangan. Tidak lama berselang, datang sebuah mobil pikap Suzuki Carry warna hitam.
[caption id="attachment_23752" align="alignnone" width="1280"] Polisi mengamankan tempat kejadian perkara dengan memasang police line. ist[/caption]
Dari kendaraan tersebut, pelaku turun sambil membawa senjata tajam jenis samurai. Melihat situasi yang dinilai membahayakan, Sampi berusaha merebut senjata tersebut dengan maksud membawanya ke kantor polisi.
Namun, pelaku malah menyemprotkan cairan cabai ke arah mata korban hingga menyebabkan rasa pedih hebat dan disertai pemukulan ke arah kepala.
Dalam kondisi kesakitan, Sampi berteriak meminta tolong. Warga sekitar, termasuk Ahmad Nasution dan marga Sumbayak, kemudian membawa korban ke RS Rondahaim Saragih untuk mendapatkan perawatan medis.
Setelah kejadian tersebut, pelaku bersama anaknya melarikan diri. Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian mendatangi rumah pelaku.
Aparat kepolisian, termasuk Aipda Girsang, serta Kepala Lingkungan setempat datang untuk mengamankan situasi dan mencegah amukan massa.
Namun, saat berada di depan rumah, pelaku tiba-tiba keluar dan melepaskan tiga kali tembakan ke arah atas dari balik mobil yang terparkir di depan rumahnya.
Tindakan tersebut memicu kemarahan warga. Polisi sempat memperingatkan pelaku agar tidak melepaskan tembakan.
Meski demikian, pelaku kembali melepaskan tembakan ke arah massa, yang mengakibatkan empat orang warga terkena tembakan. Aipda Girsang kemudian berhasil merebut senjata dari tangan pelaku.
[caption id="attachment_23754" align="alignnone" width="960"] Polisi melakukan olah TKP . ist[/caption]
Setelah itu, situasi semakin tidak terkendali. Massa yang geram merusak kaca mobil milik pelaku serta mengeluarkan tiga unit sepeda motor dari dalam rumah dan membakarnya di halaman.
Dalam situasi tersebut, pelaku juga sempat mengalami penganiayaan oleh warga. Polisi selanjutnya mengamankan pelaku.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.