Benturan tersebut memicu gelombang tsunami raksasa. Namun, struktur fjord yang sempit dan berliku membuat air terjebak dan berosilasi bolak-balik, menciptakan fenomena yang dikenal sebagai seiche.
Seiche merupakan gerakan berirama gelombang di perairan tertutup, mirip air yang bergoyang di dalam bak mandi. Meski bukan fenomena baru, durasi seiche yang mencapai sembilan hari dinilai sangat ekstrem.
“Jika setahun lalu saya mengatakan seiche dapat bertahan hingga sembilan hari, banyak orang pasti menganggapnya mustahil,” kata Svennevig.
Dampak Perubahan Iklim
Para peneliti juga mengaitkan peristiwa ini dengan perubahan iklim global. Perbedaan suhu ekstrem antara musim panas dan musim dingin, mencairnya lapisan es, berkurangnya penopang gletser, serta perubahan pola presipitasi disebut sebagai faktor utama pemicu longsor.
Insiden ini menjadi pengingat kuat akan dampak nyata pemanasan global terhadap stabilitas alam. Greenland, yang dikenal sebagai pulau es dan kaya mineral strategis, kini menjadi simbol bagaimana perubahan iklim dapat memicu bencana besar yang melampaui perkiraan manusia. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.